GORONTALO KEMENAG

Kanwil Gorontalo Siapkan Diri Songsong PPSN 2018

...

GORONTALO (kemenag.go.id) -  Pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) untuk tingkat Nasional nanti Tahun 2018. Daerah tempat pelaksanaannya pun belum ditetapkan, meski yang menguat akan jadi tuan rumah adalah Provinsi Jambi, akan tetapi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo mulai melakukan persiapan menyongsong keikutsertaan pada ajang tiga tahunan ini.

Salah satu langkah persiapan berupa Capacity Building Pembina Pramuka Pondok Pesantren yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Sabtu (15/7). Pembukaannya dilaksanakan di Kwarda Provinsi Gorontalo dan pelaksanaannya dipusatkan di Bukit Cinta Desa Botutonuo, Bone Bolango.

Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Elce Syarif,MM mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan potensi para Guru Pondok Pesantren sebagai Pembina Pramuka yang memiliki kompetensi memadai pada masing-masing Pondok Pesantren di Provinsi Gorontalo. "Karena mereka ini yang diharapkan akan memantau, menyeleksi dan membina Santri yang potensial di masing-masing Pondok Pesantren," terang Elce Syarif yang juga Kepala Seksi Pondok Pesantren.

Kegiatan yang turut dihadiri para Kepala Seksi di Bidang PAKIS ini seperti Hj. Satira Beddu, Dr.H.Syafruddin Baderung,M.Pd.I, dan H. Husain Suma,M.Si ini melibatkan instruktur berpengalaman dari Kwarda Provinsi Gorontalo.

Demikian halnya disampaikan Kabid. Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Dr.H.Arfan A. Tilome,M.HI bahwa kegiatan kepramukaan di Pondok Pesantren merupakan sarana pendidikan mental dan kepribadian bagi seluruh santri dan santriah. Pramuka menjadi wadah bagi pembinaan mental dan fisik para santri dimana diharapkan para santri tidak mempelajari keilmuan standar di Pondok Pesantren, akan tetapi harus memiliki kemampuan fisik yang baik.

"Olehnya Kementerian Agama sangat mengapresiasi kebutuhan dasar para santri, sehingga pelu dilaksanakan Capacity Building Pembina Pramuka Pondok Pesantren untuk mencari pembina pramuka yang handal dan terlatih dalam membina para santri di Pondok Pesantren," ujar Arfan A. Tilome.

Pembina Pramuka kata Arfan sudah bisa memperkenalkan beberapa agenda yang dilaksanakan pada PPSN nanti kepada Santri, diantaranya Sholat Berjamaah, Olahraga termasuk Senam Santri, Pengenalan Kesakaan, dan banyak lagi.

Sementara itu Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr.H.Rusman Langke,M.Pd melalui Kabag Tata Usaha, H. Hamka Arbie,M.HI ketika membuka kegiatan ini menyatakan, ada keinginan Gorontalo untuk bisa mengukir prestasi lebih baik lagi dari pelaksanaan PPSN tahun-tahun sebelumnya. Meskipun diakui, Gorontalo selalu mampu mempersembahkan yang terbaik pada setiap perhelatan PPSN tingkat nasional, dengan memboyong beberapa jenis penghargaan.

"Pada PPSN kali ini kita harus lebih baik lagi, sehingga itu menjadi tanggung jawab bersama termasuk para Pembinanya yang ada di Pondok Pesantren," seru Hamka Arbie.

Olehnya Hamka berharap, Pembina yang ada di Pondok Pesantren terlibat langsung memberikan dukungan, bimbingan dan bantuan dengan menggunakan Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK). Dengan memperhatikan 3 Pilar kegiatan Kepramukaan yaitu Modern, Bermanfaat dan taat asas kode kehormatan. "Saya mewakili Kakanwil berharap hal ini menjadi perhatian para Pembina Pramuka di Pondok Pesantren," tandasnya. (ukhy/rie)