Di Acara Pemberangkatan Haji, Kakankemenag Gorut Jelaskan Ini

...

GORUT (kemenag.go.id) - Jelang pemberangkatan Jemaah Haji Gorontalo Utara, Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Kementerian Agama Kab. Gorontalo Utara menggelar Do’a Pemberangkatan Jemaah Haji yang berjumlah 20 orang. Bertempat di ruang Tinepo Setda Gorut, Senin (14/08).

Doa pemberangkatan dihadiri Bupati Gorontalo Utara, Dr.H. Indra Yasin,SH.MH, Sekretaris Daerah Ismail Patamani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Gorontalo Utara Drs. H. Fardin Ali, Kertua IPHI Gorontalo Utara dan OPD di lingkungan Pemda Kab. Gorontalo Utara, beserta seluruh Jemaah Haji yang tergabung pada Kloter 28 UPG Embarkasi Makasar.

Kepala Kankemaneg Fardin Ali menyampaikan Jemaah Haji dari Gorontalo Utara seluruhnya berjumlah 20 orang, tergabung dalam Kloter 28 UPG Embarkasi Makasar bergabung jemaah asal Kota Gorontalo dan Pohuwato. "Dan di dalam pembagian rombongan menjadi 1 rombongan yaitu rombongan 9 terdiri dari dua regu yaitu regu 34 dan 35," jelas Fardin Ali.

Kepala Kankemenag berharap agar setiap Jemaah Haji harus selalu berkoordinasi, yang dilaksanakan secara berjenjang.  "Jika dalam pelaksanaan Ibadah Haji ada kendala segera melaporkan pada Ketua Regu, Ketua Regu ke Ketua Rombongan, dan Ketua Rombongan melaporkan ke Ketua Kloter. Ini diharapkan agar kendala di lapangan dapat terselesaikan," urainya.

Fardin Ali juga menegaskan, materi yang disampaikan pada Bimbingan Manasik dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, agar seluruh jemaah dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan lancar. Dan kembali ke tanah air dengan selamat serta beroleh gelar mabrur.

Dijadwalkan Jemaah Haji asal Gorontalo Utara akan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Antara Gorontalo tanggal 19 Agustus 2017. Sebelumnya jemaah akan berkumpul di Masjid Agung Baiturrahim Sholat Ashar berjamaah untuk selanjutnya berangkat menuju Asrama Haji Embarkasi Antara Gorontalo. Jemaah akan bertolak ke Makassar pada tanggal 21 Agustus 2016 pukul 03.55 Wita, dan selanjutnya menuju Jeddah pada pukul 08.55.

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin dalam arahannya mengungkapkan, Ibadah Haji ini adalah panggilan Allah SWT yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu. Bupati Indra Yasin mengilustrasikan Ibadah Haji ini sebagai latihan mati tidak mengingat apapun yang dia tinggalkan termasuk harta. "Semua itu kita tinggalkan saat melaksanakan Ibadah Haji," ujarnya.

Selaku Pemerintah Daerah Bupati mengaku akan selalu mensuport dan mengingatkan kepada Jemaah Haji bahwa apa yang sudah didapat pada Bimbingan Manasik harus dilakukan. "Pemerintah Daerah juga memberikan perhatian yaitu Uang saku kepada Jemaah Haji semoga ini bisa bermanfaat," aku Indra Yasin.

Indra Yasin  juga mengharapkan agar seluruh Jemaah Haji dari Gorut bisa menjaga kesehatan, kekompakan dalam rombongan, mendoakan kemaslahatan Gorontalo Utara serta  bisa kembali ke tanah air ini dengan selamat, lengkap dan menjadi Haji yang mabrur dan Maqbul. (uq/ysr)