Rinai Rindu Dari MAN 1 Boalemo

... Kepala MAN 1 Boalemo Karama Usman menyerahkan Buku kumpulan cerita berjudul Rinai Rindu kepada pihak Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Boalemo di sela-sela pelaksanaan seminar menulis dan bedah buku yang digelar di aula MAN 1 Boalemo, Senin (14/8/17

BOALEMO (kemenag.go.id) – Dunia sastra semakin menggeliat di MAN 1 Boalemo. Hal ini terbukti setelah Madrasah yang dinakhodai Karama Usman ini merilis buku kumpulan cerita hasil karya dari siswa dan guru yang berjudul Rinai Rindu. Buku ini pula yang menjadi topik utama pada penyelenggaraan Seminar Menulis Dan Bedah buku yang digelar di Aula MAN 1 Boalemo, Senin (14/8/17).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Boalemo Delpian Yusuf, dengan mengusung tema Dengan Menulis Kita Torehkan Sejarah Sastra Indonesia.

Tampil sebagai pembicara dalam kegiatan ini, diantaranya Erman Hubu,S.Pd dan Muchtar Lasimpala selaku kepala Bidang Deposit Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Boalemo. Serta dihadiri siswa-siswi serta guru yang turut menjadi penulis.
 
Kepala MAN 1 Boalemo Karama Usman mengatakan, pelaksanaan seminar menulis dan bedah buku ini sangat penting sekaligus menjadi momen yang membahagiakan. Karena menurutnya, hal ini merupakan pembuktian bahwa MAN 1 Boalemo mampu meyakinkan kepada masyarakat bahwa menjadi siswa madrasah jauh lebih baik.

"Langkah menerbitkan karya siswa ini juga sebagai jalan pembuktian bahwa siswa madrasah mampu mengembangkan bakat-bakat menulis," ungkapnya.

Sementara itu Taufik Rafik Ahmad, Siswa Kelas XII ini merasa senang saat cerita pendek yang di tulisnya menjadi bagian dalam Buku Rinai Rindu.

"Tentu saya bahagia dan juga tidak menyangka, cerita pendek yang saya tulis berjudul Hidayah Seindah Pelangi menjadi bagian dari isi buku ini," kata Taufik.

Hal senada juga disampaikan Ahmad Khairullah. Guru yang juga karyanya menjadi bagian dari buku ini menyatakan, bahwa menulis cerpen merupakan langkah awal bagi siswa-siswi untuk menjadi penulis handal.

"Tidak hanya sekedar mengarang cerita saja, tetapi juga ikut menuliskan kisah baik fiktif, imajinatif ataupun realitas agar sejarah satra dapat terus terjaga," tuturnya.

Mutmainah Nasaru, pemerhati pendidikan dan juga seorang penulis menginginkan seminar dan bedah buku bisa berlangsung seru dan menarik.

"Saya berharap dengan seminar dan bedah buku ini menjadi penyemangat bagi siswa-siswi pecinta buku di MAN 1 Boalemo," kata wanita yang akrab disapa Nina.

Buku kumpulan cerita pendek berjudul Rinai Rindu merupakan cerita yang diangkat dari kisah nyata keseharian para penulis.

Salah satunya adalah cerita pendek berjudul Manusia Laut karya Idrus Dama. Cerita ini mengangkat kisah nyata seorang nelayan yang bermukim di wilayah terpencil, Paguyaman Pantai yang senatiasa tegar dalam menghadapi kesulitan hidup. Terutama saat laut bergelombang pergantian musim sehingga membuatnya tak dapat melaut. (hms/syad/rie)