Satu Jemaah Haji Gorontalo Dipulangkan Lebih Awal

... Jemaah Haji Gorontalo, Hj. Sau Ambo dipulangkan lebih awal (tanazul) ke Gorontalo, akibat sakit.

GORONTALO (kemenag.go.id) – Satu Jemaah Haji asal Provinsi Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 25 UPG, atas nama Hj. Sau Ambo (67) warga Kelurahan Biawao Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo, harus dipulangkan lebih awal (Tanazul) bersama dengan Kloter 8 UPG yang berisi Jemaah Haji asal Papua.

Kepastian Tanazul terhadap Hj. Sau Ambo diperoleh setelah Kantor Urusan Haji Republik Indonesia khususnya Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah telah memutuskan dan mengizinkan agar jemaah bersangkutan harus dipulangkan lebih awal, mengingat kondisi jemaah sedang sakit. Jika Jemaah ini pulang bersama dengan Kloternya maka mestinya nanti pulang pada tanggal 29 September 2017. Tetapi karena kondisi sakit sehingga harus dipulangkan lebih awal tanggal 12 September 2017.

Informasi yang diperoleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr.H.Rusman Langke,M.Pd selaku Kepala Staf Haji Provinsi Gorontalo, bahwa yang bersangkutan memang memiliki riwayat penyakit jantung, namun jemaah tersebut dianggap layak untuk menunaikan ibadah haji oleh pihak kesehatan. "Sehingga jemaah yang bersangkutan bisa diberangkatkan," ujar Rusman Langke.

Ternyata setelah berada di Tanah Suci melaksanaan beberapa rangkaian ibadah haji, penyakitnya kambuh, sehingga harus mendapat perawatan medis dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Bahkan untuk pelaksanaan wukuf, Hj. Sau Ambo harus di Safari Wukufkan bersama dengan Jemaah lain yang sakit oleh KKHI Makkah. Yang bersangkutan didampingi Tim Dokter dan Paramedis yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi saat melaksanakan Wukuf di Arafah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr.H.Rusman Langke,M.Pd ketika dikonfirmasi mengenai rencana kepulangan Hj. Sau Ambo lebih awal ke tanah air mengatakan, jemaah bersangkutan diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah bersama Kloter 8 UPG  tanggal 12 September pukul 04.00 WAS, diperkirakan tiba di Makassar pukul 20.30 WITA. Untuk itu kata Rusman Langke, pihaknya sudah mengutus PPIH Gorontalo atas nama H. Arman Tiopo untuk menjemput di Makassar, sekaligus mengurus kepulangan yang bersangkutan ke Gorontalo.

Akan tetapi kata Rusman, kepastian kepulangan ke Gorontalo nanti tergantung rekomendasi dan keputusan pihak kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar. "Jika rekomendasinya bahwa jemaah bersangkutan bisa dipulangkan ke Gorontalo, maka kami PPIH Gorontalo siap mengurus segala keperluan kepulangan jemaah tersebut,” terang Kakanwil Gorontalo, Rusman Langke.

Demikian pula mengenai penanganan setelah tiba di Gorontalo lanjut Kakanwil, tergantung rekomendasi dari KKP Makassar. Jika jemaah bersangkutan diharuskan dirujuk ke Rumah Sakit, maka PPIH Gorontalo siap untuk merujuk ke Rumah Sakit. Pasalnya sebagaimana informasi yang diperoleh Kakanwil dari Kabid. Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Misnawaty S. Nuna,MH yang saat ini menjadi Petugas Haji bahwa jemaah tersebut langsung nampak sehat saat persiapan kepulangan hingga proses boarding ke Tanah Air.

Kondisi ini juga diperkuat dengan video yang direkam dan dikirim oleh Pembimbing Ibadah Kloter 25 UPG, H. Alwin R. Toma jelang jemaah bersangkutan akan bertolak dari Hotel tempat menginap menuju KKHI Makkah, nampak Hj. Sau Ambo sangat bersemangat setelah mendapat kepastian dirinya akan dipulangkan lebih awal. Yang bersangkutan pun selalu disemangati oleh rekan-rekan se kamarnya dan juga petugas kloter utamanya petugas kesehatan yang selalu mendampinginya.

"Olehnya nanti kita lihat rekomendasinya, apakah dirujuk ke Rumah Sakit atau cukup dirawat oleh pihak keluarga. Yang jelas kami PPIH telah siap, bahkan untuk menjemput di Bandara Djalaluddin Gorontalo, kami sudah menyiapkan Ambulance bersama Petugas Kesehatan dari KKP Gorontalo yang merupakan bagian dari PPIH," urainya.    

Untuk itu Kakanwil berharap dan mendo’akan agar kesehatan Hj. Sau Ambo bisa pulih lebih cepat dan bisa berkumpul dengan keluarga. "Tentu keluarga sangat berharap kepulangan Hj. Sau Ambo dalam keadaan sehat wal’afiat, olehnya mari kita do’akan agar yang bersangkutan bisa berkumpul kembali dengan keluarga," harapnya. Kakanwil pun mengaku pihaknya telah menyampaikan kabar kepada pihak keluarga bahwa Hj. Sau Ambo akan dipulangkan lebih awal. (ukhy)