Kakanwil Terima Penghargaan 'Tancap Nikah' Dari Wali Kota

...

GORONTALO (kemenag.go.id) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Gorontalo. Penghargaan diberikan Wali Kota Gorontalo H. Marten Taha, SE., M.Ec.Dev kepada Kakanwil Kemenag provinsi Gorontalo Dr.H. Rusman Langke,M.Pd tersebut sebagai ungkapan terima kasih Pemerintah Kota atas dukungan dan kerja sama Kemenag dalam menjalankan Program Tanda Aman Calon Pengantin (Tancap) Nikah yang dicanangkan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.

Penyerahan yang berlangsung (11/9) di ruang kerja Kakanwil tersebut disaksikan Kepala bagian Tata Usaha H. Hamka Arbie, M.HI, Kepala Bidang Bimas Islam Dr.H. Sabara K. Ngou,M.Pd.I, Kepala Seksi Kepenghuluan dan Pemberdayaan Kantor Urusan Agama (KUA) Dr.H. Mansur Basir, S.Ag, MH, Kasubbag Informasi dan Humas Dra. Hj. Maryam Hamid, M.Pd.I serta sejumlah Kepala Kantor Urursan Agama.

Menurut Kakanwil, penghargaan ini sebagai simbol atau bentuk nyata koordinasi lintas sektoral Khususnya antara Kemenag Gorontalo dan Pemerintah Kota. Selama ini Kakanwil menilai koordinasi Pemerintah kota Gorontalo sangat baik. Apalagi Program Tancap Nikah ini sangat cocok disinergikan dengan Program Suscatin yang ada di KUA.

"Kami dari Kementerian Agama mengapresiatif program Kota Gorontalo dalam hal ini Dinas Kesehatan terkait tentang program tancap nikah, apalagi kami di Kemenag sudah ada program Kursus Calon Pengantin (Suscatin) sehingga kedua program ini bisa disinergikan," tutur Kakanwil. 

Didampingi Plt. Kepala kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Dr.H. Sabara K. Ngou, M.Pd.I yang juga menerima penghargaan yang sama, Kakanwil berharap program ini dapat ditularkan pada KUA kecamatan se-Provinsi Gorontalo. Sehingga programnya diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain, bukan sebatas Kota Gorontalo saja.

Sementara itu Wali Kota Gorontalo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dr.Ha. Nur Albar,Sp.PD FINASIM mengatakan sejauh ini sudah sekitar 408 pengantin yang mengikuti layanan program ini, baik di Puskesmas maupun KUA. Layanan yang didapat adalah adalah layanan kesehatan dan juga layanan mental.

Program ini kata Wali Kota menjadi bagian penting dalam proses pernikahan bagi masyarakat kota gorontalo. Hal ini menjadi penting karena persiapan calon pengantin dalam melaksanakan perniakahan harus benar-benar matang, baik dari aspek jasmani, fisik, kejiwaan, rohani maupun kesehatan.

"Alhamdulillah berkat kerjasama antara Kota Gorontalo dan Kantor Wilayah Kementerian agama kami menggagas apa yang dinamakan Tancap Nikah untuk generasi unggul," tutur Marten.

Kerjasama ini diharapkan mampu meberikan solusi terhadap persoalan perkawinan yang ada saat ini. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berujung percaraian, biasanya disebabkan persiapan dalam melaksanakan pernikahan yang tidak matang. (mh/umar)