Kakankemenag Kabgor : Dialog, Salah Satu Cara Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

...

LIMBOTO (kemenag.go.id) - Terkait dengan peran dalam menjaga kerukunan umat beragama, Kementerian Agama bersama dengan Pemerintah yang ada di Gorontalo khususnya di Kabupaten Gorontalo, selalu bersama dan bersinergi dalam memelihara kerukunan umat beragama, dalam pelayanan, pemberdayaan, maupun terkait dengan pendirian rumah ibadah.

"Ini juga selaras dengan visi dan misi dari Kementerian Agama," ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Dr. Marwan Razak,M.Pd.I saat menjadi narasumber pada kegiatan Dialog Lintas Agama yang digagas Subag Hukum dan KUB Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Selasa (19/9/17).

Dialog Lintas Agama yang berlangsung di aula Kantor Kelurahan Hunggaluwa ini, diikuti 45 tokoh agama perwakilan dari 3 kelurahan yang ada di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Masing-masing kelurahan Hunggaluwa, Kelurahan Kayumerah, dan Kelurahan Kayubulan. Dibuka oleh Kakanwil Kemenag Rusman Langke. Turut hadir Camat Limboto, Kabag TU Kanwil Hamka Arbie, dan Kasubag Hukum KUB Mahmud Bobihu.

Visi dan misi Kementerian Agama tambah Marwan adalah  terwujudnya masyarakat Kabupaten  Gorontalo yang taat beragama, rukun, cerdas, sejahtera lahir batin dalam kerangka indonesia yang berdaulat, mandiri dan  berkepribadian berlandaskan gotong royong. Dan salah satu misinya yakni memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama.

"Berangkat diri visi dan misi tersebut, maka pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu cara atau menjadi wadah musyawarah antar umat beragama untuk menjaga kerukunan intra dan antar umat beragama. Olehnya diharapkan selalu terjalin hubungan kerjasama yang baik, dan saling menghargai antar umat beragama khususnya yang ada di Kabupaten Gorontalo," kata Marwan.

Lebih lanjut Marwan mengungkapkan, bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi bagi tokoh agama dan masyarakat lintas agama. Selain itu juga sebagai bentuk usaha pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama untuk mempertahankan Gorontalo sebagai daerah bebas konflik serta memperkokoh kerukunan antar umat beragama wilayah Kabupaten Gorontalo.

"Menjadi peran pemerintah desa, kecamatan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat untuk memelihara kerukunan hidup umat beragama. Juga mewaspadai adanya aliran sesat dan radikalisme, sehingga tercipta kerukunan saling menghormati keyakinan orang lain antar umat beragama," tandasnya. (raya/rie)