Guru Madrasah di Boalemo Diminta Tingkatkan Kompetensi

...

BOALEMO (kemenag.go.id) – Balai Diklat Keagamaan Manado gelar Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, (12/12) bertempat di gedung Auditorium Kementerian Agama Boalemo.

Diklat peningkatan kompetensi administrasi pembelajaran bagi guru Madrasah ini secara resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo H. Harun B. Yunus,S.Ag.

Dalam sambutannya Kepala Kantor mengucapkan selamat datang kepada pelaksana diklat di Boalemo, Harun menegaskan bahwa Kemenag Boalemo selalu siap kapanpun untuk pelaksanaan diklat. Sebab diklat, khususnya bagi guru atau Fungsional tertentu lainnya sangat bermanfaat, baik segi pengetahuan maupun untuk keperluan administrasi kenaikan pangkat.

Olehnya, Harun meminta kepada seluruh peserta agar tidak menghianati amanat yang telah dipercayakan. "Kehadiran bapak ibu ditemapat ini selaku peserta diklat merupakan amanah, untuk itu jangan dikhianati," ujarnya.

Melalui diklat ini, Harun juga b¬¬erharap kepala seluruh peserta diklat agar dapat meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dalam proses pembelajaran dan sikap mental guru untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya, sesuai dengan standar kompetensi sebagai seorang guru.

Dengan tegas Harun memotivasi peserta agar kompetensinya terus ditingkatkan untuk merespon kebutuhan peningkatan kualaitas  pendidikan Nasional. Kualitas pendidikan nasional salah satu pilarnya adalah kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan. 

"Kualitas guru akan menentukan proses pembelajaran yang selanjutnya berpengaruh pada kualitas hasil belajar," pungkasnya.

Sebelumnya, ketua panitia Irhan Ginoga, S. Ag melaporkan diklat diwilayah kerja dilaksanakan selama lima hari dimulai tanggal 12 s/d 16 desember2017, dengan jumlah peserta sejumlah 30 orang. Adapun sasaran pelakasanaan diklat yakni terwujudnya sejumlah guru yang menguasai administrasi pembelajaran sesuai dengan jabatan fungsional.

Ketua panitia juga menguraikan bahwa sebagai tindak lanjut pembentukan aparatur dalam pengetahuan, keterampilan dan sikap. Undang undang nomor 14 tahun 2005 tentag guru dan dosen menyatakan bahwa guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga fungsional.

Salah satu prinsip profesionalisme guru adalah memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya. Kompetensi yang harus dimiliki seorang guru meliputi empat aspek, yaitu kompetensi pedagodik, kepribadian, sosial dan profesional. 

Adapun panitia dan Widyaiswara yang akan melaksanakan tugas di Boalemo adalah ketua Irham Ginoga, S. Ag, akademik Kamal Kasim, administrasi Arifin. Dan sebagai WI Drs. Rusli, M. Si dan Drs. Sweng Li Umar, M. Si. (umar/Irsyad)