Kemenag Bone Bolango Susun Soal USBN PAI Tingkat SD, SMP dan SMA

...

BONBOL (kemenag.go.id) – Seperti diketahui kebijakan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (SBSN) Pendidikan Aagama Islam (PAI) lahir sejak tahun pelajaran 2008/2009 sebagai upaya penting peningkatan mutu sekaligus penilaian PAI dan mengukur pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti.

Dengan adanya USBN PAI diharapkan kualitas PAI sebagai mata pelajaran utama di Sekolah umum menjadi lebih baik. Karena itulah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menggelar kegiatan Penyusunan Soal USBN PAI dan Budi Pekerti tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 se-Kabupaten Bone Bolango Tahun 2018.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari (tanggal 24 sampai 26 Januari 2018) itu dibuka Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Elvian, S.Sos, M.Si, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango.

Kepala Seksi Elvian, S.Sos, M.Si dalam arahannya mengatakan, penyusunan kisi-kisi soal USBN PAI yang menjadi domain dan wewenang Kementerian Agama, dengan menggunakan indikator soal yang bersifat terbuka. Harapannya agar para penyusun soal di daerah wajib membuat 75% soal USBN PAI dengan lebih kreatif karena banyaknya pilihan soal yang disusun.

Soal USBN PAI sendiri terdiri dari 40 soal pilihan ganda dan 5 soal essai. Kemudian Panitia Pusat membuat 11 soal anchor items (25%) pilihan ganda dan 1 soal essai untuk tiap-tiap paket soal.

"Artinya para penyusun soal USBN PAI SD, SMP, dan SMA/SMK tingkat Kabupaten Bone Bolango akan membuat 34 soal anchor items (75%) pilihan ganda 30 soal dan 4 soal essai untuk masing-masing paket soal, yang terdiri dari 5 paket," jelas Elvian.

Sementara itu, Pengawas PAI Siti Masturiwary, S.Ag, M.Pd menuturkan bahwa harapan dari kegiatan ini adalah agar dapat menghasilkan soal-soal yang berkualitas sehingga akan melahirkan siswa yang memiliki karakter 4K yaitu, Kreatif, Kritis, Kolaborasi dan Komunikasi.

Apabila tidak ada perubahan, rencananya soal pilihan ganda akan dikoreksi dengan menggunakan mesin scanner pada Lembar Jawab Komputer (LJK) sedangkan soal essai akan dikoreksi secara manual, dengan prosedur yang diatur pada masing-masing Panitia Provinsi. (umar/iam)