Pengelolah Dana BOP/BOS Jajaran Kemenag Kota Dibimtek

...

KOTA (kemenag.go.id) – Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar Bimbingan Teknis Pemanfaatan dan Pelaporan Bantuan Operasioal Sekolah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOS/BOP) di Aula Tiara Park Kota Gorontalo, Sabtu (10/3).

Kegiatan ini diikuti seluruh Pengelola  BOS/BOP baik dari RA/MI, MTs/MA Negeri maupun Swasta Se-Kota Gorontalo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Dr. Drs. H. Marwan Razak, M.Pd.I ketika membuka Bimtek Pemanfaatan dan Pelaporan BOS/BOP mengatakan dana BOP dan BOS yang digulirkan oleh pemerintah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan yang bermutu dan membebaskan segala jenis biaya pendidikan bagi seluruh siswa miskin di Tingkat Pendidikan Dasar. 

Khusus Kementerian Agama (kemenag), sasaran program BOP ditujukan pada RA/MI dan BOS ditujukan pada MTs/MA baik Negeri maupun Swasta.

Marwan meminta agar pelaksanaan dan pelaporan dana BOS/BOP harus jelas pertanggungjawabannya secara berjenjang. Mulai dari penerima BOS/BOP, selanjutnya ketingkat Kemenag Kabupaten/Kota dan Provinsi, hingga Kemenag Pusat. 
Menurut Marwan, Madrasah Swasta yang mampu membiayai operasionalnya bisa menolak program BOS/BOP asal dengan persetujuan Ketua Komite.

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Irvan Ismail,S.Ag, M.Pd.I berharap pengelolaan dana BOS/BOP pada satuan pendidikan nantinya dapat menyesuaikan pada pedoman maupun juknis yang akan dikeluarkan oleh Kemenag dengan memperhatikan Lima hal yaitu Tepat Waktu, Sasaran, Pemanfaatan ataupun Prosedurnya serta Pelaporan atau Evaluasi. 

“Dana BOS/BOP bukan untuk dipinjamkan kepada pihak lain atau untuk tanam saham. Penggunanya tidak bisa lepas dari sasaran. Dana BOS/BOP ini murni untuk operasional Sekolah,” tandas Irvan. (umar/opan)