Melalui majelis taklim, DWP Kemenag Kabgor Beri Penguatan Keluarga ASN

...

LIMBOTO (kemenag.go.id) – Darma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo gelar Majelis Taklim di Aula Kemenag Kabupaten Gorontalo, Jumat (9/3) dengan menghadirkan seluruh istri pegawai yang tergabung di DWP Kemenag Kabupaten Gorontalo didampingi pegawai itu sendiri.

Ketua DWP Kemenag Kabgor Hj. Ramanti Ngou Ismail,S.Ag sangat mengapresiasi dengan perhatian dari seluruh anggota DWP yang menghadirkan pasangannya. “Terima Kasih dan apresiasi yang tinggi saya ucapan kepada seluruh anggota Darma Wanita Persatuan atas perhatiannya dengan menghadirkan pasangan masing-masing,” ungkapnya. 

Menurut Ketua DWP, dengan hadirnya pasangan masing-masing anggota DWP berarti ada perhatian dan dukungan atas program dari Kemenag Kabupaten Gorontalo. Kegiatan dengan tema Keluarga Tangguh Negara Kuat ini sengaja dikemas dalam bentuk Majelis Taklim dengan pembawa tausyah Drs. H. Samsudin Noho untuk penguatan kepada seluruh anggota DWP beserta pasangannya. 

Hadirnya anggota DWP bersama pasangan sekaligus untuk penguatan bagi keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) dikarenakan tingginya tingkat perceraian di Kabupaten Gorontalo yang mayoritas oleh ASN.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Dr. H. Sabara Karim Ngou, M.Pd.I dalam sambutannya mengatakan perlunya penguatan terhadap semua anggota DWP Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo bersama pasangannya. Hal ini kata Sabara merupakan salah satu upaya untuk membendung dan meminimalisir naiknya angka perceraian oleh para ASN.

Lebih lanjut, Sabara mengatakan pentingnya membangun komunikasi dalam keluarga, memberikan kepercayan serta memberikan dukungan kepada pasangan merupakan kunci ketahanan keluarga. Apabila masing-masing pasangan sudah mulai saling mencurigai maka keluarga tidak akan bertahan lama dan lambat laun akan menuju ke perceraian.

“Olehnya harapan saya marilah kita membina komunikasi dan kerjasama yang baik selaku ASN Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, selalu menjaga sikap dan tingkah laku dalam menjalani kehidupan dilingkungan pekerjaan dan keluarga,” tutupnya. (umar/raya)