Bimtek UNBK, Arfan Beberkan Kelebihan dan Kekurangan

...

GORUT (kemenag.go.id) – Ujian Nasional Bebasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT). 

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal, kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara online, selanjutnya hasil dikirim kembali dari server sekolah ke server pusat secara online (Upload).

Hal ini seperti disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo Utara Dr.H. Arfan A. Tilome,M.HI saat memberikan materi pada Bimtek pelaksanaan UNBK yang diselenggarakan oleh seksi pendidikan madrasah, di Gedung Adila Kecamatan Kwandang, Jumat (9/3).

Menurut Arfan, Pelaksanaan UNBK ini mempunyai beberapa kelebihan, tetapi juga tidak luput dari kekurangan. Kelebihan dari pelaksanaan UNBK adalah meminimalisir kekurangan, memudahkan peserta ujian, hasil ujian cepat diketahui dan mengurangi penggunaan kertas.

Sementara Kekurangannya, lanjut kepala kantor yakni biaya besar atau fasilitas pendukung berupa Personal Computer (PC) Unit maupun Laptop serta server merupakan peralatan yang butuh biaya relatif besar. “Sarana dan Prasarana yang belum memadai serta kondisi cuaca dapat mengganngu proses kelancaran ujian,” jelasnya.

Untuk itu Arfan berharap agar dapat meminimalisir gangguan teknis berupa pemadaman listrik maka diharapkan agar setiap Madrasah penyelenggara UNBK untuk menyiapkan mesin Genset sebagai bentuk antisipasi. 

Sebelumnya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah selaku penanggungjaawab kegiatan Drs. H. Nadjamudin MK Ibrahim, MSi  melaporkan Bimtek UNBK dilaksanakn 1 hari dan diikuti 20 peserta yang terdiri dari proktor dan teknisi.

Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan adalah untuk meningkaatkan kemampuan dan pemahaman guru dalam pelaksanaan UNBK diseluruh Indonesia dibawah naungan Kemenag khususnya yang berada dilingkungan kemenag Gorut. (umar/Irsyad)