FKPAI Randangan Beri Penyuluhan Terpadu Bahaya HIV Dan Narkoba Bagi Remaja

... Arman Mahabu penyuluh agama Islam Kecamatan Randangan saat memberikan penyuluhan bahaya HIV/AIDS dan Narkoba, Jum’at (6/4) beberapa hari kemarin, di SMA Negeri Randangan, Kabupaten Pohuwato.

POHUWATO (kemang.go.id) - Dewasa ini pencegahan  dalam penaggulangan HIV/AIDS masih jauh dari harapan masyarakat pada umumnya. Oehnnya itu, Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato menggelar Penyuluhan Terpadu Bagi  Remaja se-Kecamatan Randangan tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS serta Pemberantasan Buta Huruf Al-qur’an Jum’at (6/4) beberapa hari kemarin, di SMA Negeri Randangan, Kabupaten Pohuwato.

Pada kesempatan itu, Kepala KUA Kecamatan Randangan yang diwakili oleh Sulastri, S.Ag selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Randangan menyampaikan bahwa  pergaulan generasi muda di jaman sekarang ini perlu pengawasan dan bimbingan oleh orang tua agar para generasi muda terhindar dari penyalahgunaan narkoba, serta HIV/AIDS.

"Mudah mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana agar generasi muda semakin sadar dampak buruk dari narkoba dan bahay penyakit HIV/AIDS," ungkapnya.

Sulastri menambahkan, untuk menjauhkan generasi muda kedalam hal hal yang menjerumuskan dan merusak kehidupan tersebut perlu adanya kerja sama semua pihak untuk lebih meningkatkan pengawasan kepada generasi muda harapan bangsa ini.

“Salah satu faktor meningkatnya korban dari narkoba serta HIV/AIDS dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terutama generasi muda tentang ajaran agama. Olehnya peran penyuluh agama islam diharapkan dapat memberikan pemahaman serta pencerahan agama kepada generasi muda sehingga akan tercapai generasi muda yang  sehat jasmani dan rohani serta punya semangat yang tinggi,” harapnya.

Sementara itu, Arman Mahabu penyuluh agama islam Kecamatan Randangan menyampaikan, peran penyuluh agama sangat penting karena diyakini mampu untuk meminimalisir serta mampu mencegah narkoba serta mencegah penularan HIV/AIDS bagi generasi muda dan para siswa siswi, dengan harapan mampu merubah perilaku yang memberi peluang penularan HIV.

“Saya berharap, kepada rekan rekan penyuluh agama islam agar senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar untuk dapat mensosialisasikan permasalahan yang sangat merusak masa depan generasi muda di wilayah masing masing” harapnya sembari mengatakan dimana bahwa ini terlaksana atas kegiatan sama dengan BNN Kab. Pohuwato, Polsek Kec. Randangan, Puskesmas Motolohu serta para siswa SMA Negeri Randangan.  (Voger/Ayiz)