KUA Mananggu Bentuk Majelis Ta’lim dan Pondok Baca Alquran

... Kepala KUA Kecamatan Mananggu, Mahfuddin A. Alauddin, S.Ag, saat menyampaikan tausiahnya pada kegiatan Majelis Ta'lim beberapa hari kemarin di salah satu Masjid yang ada di Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

BOALEMO, (kemenag.go.id) – Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan ujung tombak pelaksanaan pengembangan dan pembinaan kehidupan keagamaan di masyarakat karena KUA merupakan unit kerja yang langsung berhadapan dengan masyarakat luas. Hal inilah yang mendorong Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo bergeak membentuk Majelis Taklim dan Pondok Binaan yang bergerak pada pemberantasan buta huruf Alquran.

Kepala KUA Kecamatan  Mananggu, Mahfuddin A. Alauddin, S.Ag mengatakan, semua ini dilakukan berdasarkan visi misi Kemenag dalam meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama Islam serta memenuhi pelayanan kehidupan beragama khususnya bagi masyarakat Islam yang berada di wilayah KUA Kecamatan Mananggu.

           Antusias masyarakat Binaan KUA Manngu saat mengikuti Majelis Ta'lim.

“Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 517 Tahun 2001, KUA bertugas melaksanakan sebagian tugas Kantor Departemen Agama (Kemenag) kab/kota di bidang urusan agama Islam dalam wilayah kecamatan, yang terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat yaitu, melaksanakan pencatatan pernikahan; mengurus dan membina masjid, zakat, wakaf, baitul maal, ibadah sosial, kependudukan dan pengembangan keluarga sakinah,” ungkapnya.

Suasana para anak Pondok Binaan Uwais Al-Qarni KUA Mananggu saat mengikuti pembelajaran baca alquran.

Lanjut pria kelahiran 1975 ini mengatakan, dibentuknya dua kegiatan yang hampir rutin dilaksanakan oleh KUA yang berada di Desa Tabulo, Kab. Boalemo ini, selain bertujuan sebagai wadah dan pilar dalam menyampaikan syariat Islam bagi masyarakat serta sebagai benteng dalam menangkal paham aliran sesat radikalisme dan terorisme, KUAMananggu juga membentuk Pondok Binaan yang sekarang ini diberi nama Pondok Uwais Al-Qarni. Pondok Binaan ini dibentuk tak lain yaitu agar dapat memberikan dampak religious pada masyarakat sekitar terhadap penanaman alquran dan pengetahuan Islam bagi anak anak dan remaja kedepan yakni adanya generasi Islami dan Rabbani.

“Program ini sudah lama berjalan dan Insya Allah denganadanya kegiatan ini bisa menumbuhkan  minat masyarakat khususnya para anak anak dan remaja yang ada di Kecamatan Managgu bisa konsisten dalam menuntut ilmu agama sehingga keilmuan tentang agama Islam bisa bertambah dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari sehari,” pungkas Kepala KUA Kecamatan Mananggu ini. (Mafud/Ayiz)