Siswa MAN 2 Kabgor Wakili Gorontalo di Ajang NWSC 2018

... Magfirah Husain saat tampil pada ajang National Words Story Telling Competition (NWSC) di Hotel Le Meridien Jakarta

JAKARTA (kemenag.go.id) – Magfirah Husain siswa MAN 2 Kabupaten Gorontalo ikut serta pada ajang National Words Story Telling Competition (NWSC) yang berlangsung di Hotel Le Meridien Jakarta, pekan lalu.

NWSC adalah ajang bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan bercerita dalam Bahasa Inggris serta menampilkan performance bakat atau talenta yang dimilikinya. Kegiatan kompetisi Bahasa Inggris bergengsi ini diselenggarakan oleh American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) dan English Teaching Assistant (ETA). 

Peserta kompetisi bertajuk hometown ini, diikuti perwakilan kabupaten/kota dari seluruh penjuru Indonesia. Di antaranya  Gorontalo, Kendari, Labuan Bajo, Padang, Pangkalpinang, Manado, Salatiga, Balige, Sisingamangaraja, Semarang, Surabaya  dan Malang.

Di final, Magfirah yang mewakili Provinsi Gorontalo membawakan cerita bertitel  The Story of Two Siblings and A Horse.

Usai tampil, siswi kelas XI MIA-1 ini mengaku bahwa dirinya sangat bangga bisa mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang ini. Ia mengaku pada awalnya sangat gugup, tapi ini tidak mengurangi rasa percaya dirinya, sehingga bisa tampil dengan maksimal.

"Bagi saya ini ajang perlombaan yang spektakuler. Berlangsung dengan tensi tinggi, tapi menyenangkan. Ini pertama kali saya ke Jakarta, pertama kali naik pesawat, dan pertama kali tinggal di hotel mewah," kata Magfirah saat ditanya kesan seputar kompetisi story telling.

Sementara itu, Ian Morse Guru Bahasa Inggris MAN 2 Kabupaten Gorontalo memuji penampilan Magfirah. "Magfirah told her story excellently without any mistakes or stops. I was very proud of her and all of the other students in the competition," kata pria asal Texas AS ini. 

Sebagai English Teacher Assisten (ETA) di MAN 2 Kabupaten Gorontalo, Ian terlibat langsung dalam pembimbingan Magfirah sejak tahun lalu. Ian juga menyiapkan banyak siswa untuk mahir Bahasa Inggris. Ketekunan dan dedikasinya  berbuah hasil mengantarkan Magfirah bisa tampil dengan maksimal di ajang ini. 

Kepala MAN 2 Kabupaten Gorontalo Dr. H. Rommy Bau, S.Ag, M.Pd  menyampaikan apresiasi yang besar terhadap penyelenggaraan kegiatan dan keikutsertaan anak didiknya. Terutama kepada ETA Mr. Ian James Morse yang telah berkontribusi terhadap pembinaan Bahasa Inggris di MAN 2 Kabupaten Gorontalo.

Menurut Rommy, keikutsertaan anak didiknya merupakan hasil kerja keras para guru, siswa, dan orang tua, serta terbangunnya budaya akademik yang sehat dan edukatif. Rommy juga mengucapkan terima kasih kepada AMINEF yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan berharap tahun depan MAN 2 Kabupaten Gorontalo masih dipercaya mendapatkan ETA.

Juara NWSC 2018 ini diraih Sherlia Faramida Siswa kelas X Perbankan SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi Malang, dan berhak mendapat trofi dan sertifikat serta  tiket berlibur ke Labuan Bajo, Komodo Island, sebagai duta  perpustakaan regional setempat. (ipul/rie)