Selasa, 21 Mei 2013 – Pendis & Madrasah
MAN Model Gorontalo Gelar Milad ke 10

GORONTALO (Humas) – Memperingati satu dasawarsa, MAN Model Gorontalo laksanakan Milad ke 10 madrasah tersebut, Sabtu (18/05), yang digelar di halaman MAN Model Gorontalo. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Muhajirin Yanis, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Hamka Arbie, para mantan Kepala dan guru MAN Model, serta sejumlah alumni almamater madrasah tersebut, diantaranya adalah da’i populer di Gorontalo, Ustad Syaifudin Mateka, dan Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali.

Kegiatan memperingati ini diawali dengan jalan sehat yang dilepas oleh Kakanwil, kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial refleksi 10 tahun MAN Model Gorontalo. Kegiatan dengan tema “Refleksi PGAN dan MAN menuju satu decade MAN Model Gorontalo, Satu dalam Karya, Karsa dan Rasa” ini menggelar pertandingan olahraga persahabatan antar alumni. Malamnya kegiatan ini dimeriahkan oleh pagelaran seni dan hiburan oleh group band MAN Model Gorontalo.

Dalam sambutannya, Kakanwil Muhajirin menyampaikan bahwa perjalanan yang sudah mencapai 10 tahun ini, MAN Model Gorontalo harus lebih menata diri sekaligus mempertahankan ciri khas yang ada, agar madrasah ini akan tetap menjadi pilihan utama dan pertama, bukan lagi alternative school atau second class, karena sejarah telah membuktikannya, sejak tahun 1964 ketika lembaga ini bernama PGA – hingga saat ini 2013 menjadi MAN Model Gorontalo, lembaga ini tetap eksis, bahkan lebih berkembang keberadaannya. Alumni almamater ini yang sudah mencapai jumlah kurang lebih 7000an, merupakan modal besar untuk menjadikan lembaga ini sebagai wahana yang membanggakan, tegas Kakanwil.

Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, sebagai salah satu alumni almamater ini, dalam ungkapan pesan dan kesannya menyampaikan harapan besar bahwa pertemuan tahunan silaturrahim yang dikemas dalam acara semacam ini dapat dipertahankan terus, agar semangat kita para alumni senantiasa terus mengalir untuk memperhatikan almamater ini. Kepada siswa-siswi yang masih menimba ilmu di tempat ini, Lahmudin berpesan agar belajar dengan benar, karena dua keunggulan belajar di madrasah akan sangat bermanfaat bagi kita setelah keluar dari almamater ini. Dua keunggulan itu adalah, kita dapat ilmu dunia dan sekaligus ilmu akhirat, tambahnya.

Lebh lanjut Kepala MAN Model Gorontalo, Dochmi Lahmudin melaporkan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menghimpun kembali ide dan pemikiran untuk menghadapi tahun emas di 2014 nanti. Jika tak ada aral yang menghalangi, tahun depan (2014) kita akan gelar kegiatan yang lebih besar, yang lebih diarahkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus untuk memperkokoh ikatan silaturahim pada alumni. Kekuatan alumni yang sudah mencapai 7000an ini mudah-mudahan beroleh kesempatan untuk mengambil bagian dalam kegiatan Tahun Emas nanti, ungkap Dochmi penuh harap. (SAM)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.022152 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 326680
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.