Selasa, 16 Juli 2013 –
MUI Diminta Awasi Label Produk Halal

GORONTALO – Kakanwil Kemenag Prov. Gorontalo Muhajirin Yanis, menyarankan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo terus berperan aktif dalam mengawasi tingkat kehalalan produk yang beredar dipasaran. Menurut Kakanwil, selama ini pengawasan obat dan makanan cenderung diserahkan kepada BPOM. Harusnya kata Dia, MUI juga memanfaatkan Bidang pengawasan produk halal MUI untuk ikut mengawasinya. “Kalau BPOM pengawasannya lebih pada masa kadaluarsa (Expire), maka MUI mengawasi pada label kehalalan produk,” terang Kakanwil, saat sambutan pada Pembukaan Rapat Kerja Daerah MUI Provinsi Gorontalo, Senin (15/07) bertempat di Aula Kanwil Kemenag Prov. Gorontalo.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Asisten Pelayanan Publik Adrian Lahay mengatakan, sebagai pelayan umat, pemberi fatwa dan penegak amal ma’ruf nahi mungkar, fungsi dan peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo harus terus dimaksimalkan. Agar benar-benar dapat dirasakan oleh umat islam secara keseluruhan.

Menurutnya, kemajuan dan keragaman umat dalam alam pikiran keagamaan, dan kecenderungan aliran serta aspirasi politik, sering mendatangkan kelemahan dan bahkan menjadi sumber pertentangan dikalangan umat itu sendiri. Akibatnya umat Islam terjebak dalam egoisme kelompok yang berlebihan. Karena itu, kehadiran MUI harus dapat dirasakan kebutuhannya sebagai sebuah wadah yang menghimpun para ulama dan cendekiawan muslim untuk menyatukan gerak dan langkah umat Islam dalam mewujudkan cita-cita bersama. “Sebagai wadah perjuangan dakwah, MUI harus mengoptimalkan perannya sebagai pelayan umat, pemberi fatwa dan penegak amar ma’ruf nahi mungkar. Oleh karena itu, Rakerda ini harus mampu memformat muatan program yang berkualitas dan proporsional serta bersentuhan dengan kemaslahatan umat Islam khususnya di Gorontalo,” terangnya.

Dalam sambutannya Ketua MUI Gorontalo KH. Abdulrasyid Kamaru menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Gorontalo atas apresiasinya dalam pelaksanaan Rakerda MUI ini. Dia berharap, kedepan ulama benar-benar diposisikan sebagai figur yang senantiasa dihormati setingkat dengan Gubernur. (Mail)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.011161 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 234595
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.