Selasa, 5 Juni 2012, 16:34 –
Perbaikan Sarana Belajar Terus Jadi Perhatian Kemenag

GORONTALO (Humas)– Upaya peningkatan infrastruktur Madrasah terus dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Upaya tersebut tercermin dari pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) dan Rehab Gedung di beberapa madrasah, baik negeri maupun swasta. Salah satu diantaranya Rehab gedung dan pembangunan RKB di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif Tolangohula, yang diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Gorontalo, Dr.H. Abd. Kadir Ahmad, MS. APU, Senin (4/6). Pengresmian ini dirangkaikan dengan Peringatan Harlah Muslimat NU ke-66 dan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhamad SAW.

Dihadiri Gubernur Gorontalo yang diwakili Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Prov. Gorontalo, Huzairin Roham, Ak, Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, S.Ag, M.HI, Kakankemenag Kabupaten Gorontalo, Drs. Marwan Razak, M.Pd.I, Ketua DWP Kanwil Kemenag Prov. Gorontalo, Hj. Nur Fadillah Kadir Ahmad, Pengasuh MTs Al Maarif, Kiayi Ichwanudin, Kasubag Hukmas, KUB dan Umum, H. Iswad Pakaya, S.Ag dan Kasi Mapenda, Irfan Ismail, S.Ag. Termasuk Ketua PCNU Kab. Gorontalo, Drs. H. Yudin Moonti, M.Pd dan Ketua PW Muslimat Gorontalo, Dr. Hj. Sopiah Budiono. Menghadirkan penceramah, salah seorang pengurus PWNU Prov. Gorontalo, Drs. H. Budiono, M.Ec.Dev.

Kakanwil Kementerian Agama Prov. Gorontalo, Dr.H. Abd. Kadir Ahmad, MS.APU mengatakan, perbaikan infrastruktur madrasah menjadi perhatian tersendiri bagi Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Perbaikan tersebut adalah bagian dari upaya pengembangan Madrasah. Mengingat pendidikan Islam baik di madrasah maupun pesantren menjadi pilar penting untuk melahirkan generasi yang berkarakter, yang memiliki nilai-nilai atau norma agama yang baik. “Bantuan rehab gedung dan RKB ini adalah bagian dari upaya pengembangan pendidikan di madrasah, agar bisa melakukan proses belajar mengajar dengan baik, guna melahirkan generasi yang memiliki norma dan nilai-nilai agama yang baik,” ungkap Abd. Kadir.

Bantuan yang diberikan Kanwil Kemenag untuk merehab madarasah ini kata Abd.Kadir anggarannya hanya untuk satu Ruang Kelas belajar (RKB). Tapi karena dikelola dengan managemen yang baik dana amanah, maka bantuan tersebut bisa diwujudkan dalam bentuk dua RKB. Demikian halnya Rehab Gedung, bisa wujudkan dalam bentuk RKB. Itupun kata Kakanwil, jika pengelola madrasah tidak banyak mengeluarkan anggaran untuk penimbunan tanah atas lokasi pembangunan yang sebelumnya adalah rawa, kemungkinan bisa diwujudkan lebih dari 3 RKB. “Saya bangga dan salut kepada seluruh pengelola MTs Ma’arif ini, bisa memanage anggaran bantuan ini dengan baik. Insya Allah gedung ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” ujar pria kelahiran Makasar ini, seraya memuji keberhasilan Madrasah ini yang mampu meluluskan siswanya 100 % pada Ujian Nasional tahun ini. Sekaligus berharap agar Madrasah ini terus berbenah menuju perbaikan kualitas yang baik pula.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo yang diwakili Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Prov. Gorontalo Huzairin Roham mengatakan, saat ini Madrasah menjadi sekolah dengan kualitas kelulusan Ujian Nasional yang sangat baik. Hal ini kata Dia, berkat upaya yang terus menerus dilakukan oleh jajaran Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan dan motivasi untuk memperbaiki kualitas pendidikan agama ditingkatan madrasah. “Sesuai koran hari ini (kemarin-red), madrasah menjadi salah satu sekolah yang hasil lulusan Ujian Nasionalnya sangat baik. Saya salut dan mengajak bapak ibu semua untuk tidak ragu lagi memilih Madrasah sebagai sekolah rujukan bagi anak-anaknya,” ujarnya. Masih kata Huzairin, Pemprov telah merumuskan program pendidikan gratis bagi anak yang kurang mampu,aAgar tidak ada lagi anak putus sekolah. Karena itu, diharapkan madrasah Ma’arif juga bisa memanfaatkan program ini guna mencover anak-anak yang ingin melanjutkan studinya di sekolah tersebut. Termasuk didalamnya untuk upaya perbaikan ruang kelas belajar sekolah.

Pengasuh MTs Al Maarif, Kiayi Ichwanudin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada madrasah ini. Meski beberapa sarana dan prasarana belum ada seperti kursi dan meja belajar, yang terpaksa harus meminjam dari SKB. Bantuan yang telah diberikan semua pihak, diharapkan bisa bermanfaat bagi pengembangan pendidikan keagamaan di daerah ini. (Ismail)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.026224 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 362312
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.