Statistisi Kabgor Raih Kontributor Berita Terbanyak

...

GORONTALO  (Humas) - Wakil dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo mendapat penghargaan sebagai kontributor berita terbaik segi kuantitas tahun 2016, menyusul diumumkannya ranking kontributor berita untuk website Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Jumat (4/11).

Adalah Nursila Rivonny Solang,S.Si  menyabet gelar tersebut. Ia menyisihkan beberapa kontributor berita lainnya dari Kankemenag Kab/Kota se-Provinsi Gorontalo. Menariknya, perempuan yang kesehariannya bertugas di Sub Bagian Tata Usaha ini ternyata menjabat JFT Statistisi di kantornya.

Hasil ranking kontributor ini diumumkan Kasubag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dra. Maryam Hamid,M.Pd.I yang disaksikan Kabag Tata Usaha Dra. Fitriyani Humokor,M.Pd.I disela pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Fotografi dan Jurnalistik yang digelar di Hotel Grand Q Kota Gorontalo.

Usai menerima penghargaan, Nursila mengungkapkan bahwa dirinya tidak menduga jika tugas yang dilakukannya itu diganjar dengan penghargaan oleh pihak Kanwil. Karena menurutnya apa yang dilakukan selama ini belumlah maksimal. Apalagi harus bersaing dengan kontributor dari Kab/Kota lain yang memiliki kemampuan dan wawasan yang lebih dibanding dirinya.

"Belum lagi di tahun 2016 ini harus membagi pekerjaan sebagai fungsional statistisi yang mau tidak mau harus dijalankan," ungkapnya.

Meski demikian, alumnus F-MIPA Universitas Hasanuddin Makassar ini tetap berusaha melakukan segala sesuatunya dengan maksimal. "Sebelumnya  tugasnya memang pelaksana humas. Jadi sampai sekarang masih kebawa, lumayan sibuk tapi tetap semangat," ujar bungsu dari lima bersaudara ini.

"Alhamdulillah dapat reward, semoga yang lainnya juga akan mendapat penghargaan yang sama. Terima kasih kepada pihak yang banyak membantu," tambahnya lagi.

Sementara itu Kasubag Inmas Maryam Hamid menjelaskan, pemberian reward dilakukan dengan maksud untuk memotivasi para kontributor daerah yang ada di Kab/Kota agar terus aktif menulis, dan menyampaikan bermacam informasi pada satuan kerja masing-masing. Mengingat begitu banyak informasi yang harus disampaikan kepada masyarakat khususnya stakeholder Kementerian Agama.

"Khalayak harus tahu apa yang sedang dikerjakan Kementerian Agama. Dari pusat di Ibukota sampai di pelosok daerah akan tahu capaian dan pelayanan yang dilakukan," tutur Maryam.

"Karena itu kita butuh sosok kontributor yang benar-benar bisa diandalkan khususnya dalam menyampaikan dan mengkonstruksi informasi," tambahnya.

Maryam mengakui bahwa secara umum, kualitas berita yang disampaikan masih perlu ditingkatkan. "Tapi saya yakin, kedepannya kualitas berita akan semakin baik. Karena semakin sering menulis maka skill akan lebih terasah," jelasnya.

"Semoga pemberian reward ini mampu memacu para kontributor berita menjadi lebih produktif dan bisa dilakukan setiap tahun," tutup wanita kelahiran 24 November ini. (*)