SIMPONI PNBP NR Harus Sesuai Dengan Kebijakan Pemerintah

... Kakanwil, Dr. H. Rusman Langke, M.Pd ketika membuka dan seklaigus memberikan materi kepada 90 peserta SIMPONI 2016 di di Aula Gedung Damhil Hotel

GORONTALO (Kemenag.go.id)-Sistem Informasi PNBP Online (Simponi) Merupakan Sebuah Sistem penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) online dengan menggunakan Code Billing untuk memudahkan pengeloaan PNBP NR yang Transparan dan Akuntabel agar data bisa disajikan dengan cepat, akurat, mempermudah pelayanan, pengendalian dan juga pengawasan.

Hal ini disampaikan Kakanwil Dr. H. Rusman Langke, M.Pd pada saat membuka kegiatan pelatihan SIMPONI yang dilaksanakan oleh Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Prov. Gorontalo kepada seluruh Operator KUA Kecamatan se-Provinsi Gorontalo, Kamis ( 24/11) di Aula Gedung Damhil Hotel. Pada kesempatan tersebut, Kakanwil menyampaikan beberapa pointer kebijakan pemerintah tentang PNBP Nikah Rujuk (NR) 2016 diantaranya :

  1. Catin wajib setor langsung ke Kas Negara melalui bank-bank yang sudah ditunjuk oleh Meneteri Agama.
  2. Tidak adannya biaya lain yang mengatasnamakan nikah selain yang tercantum dalam ketentuan PP 19 tahun 2015 tentang PNBP NR.
  3. Setoran PNBP NR tidak boleh ditampung oleh rekening bendahara kecuali opada daerah-daerah tertentu yang tidak memungkinkan masyarakat melakukan setoran langsung ke bank-bank.
  4. SIMPONi ini mulai dikenalkan oleh Kementerian Agama kepadajajaran KUA pada tahun 2015.
  5. SIMKAH dan SIMPONI akan menjadi semacam alat kontrol seberapa dana yang disetorkan masyarakat yang bersumber dari nikah rujuk.

 

Lanjut Kakanwil menyampaikan bahwa, yang harus dilakukan khususnya di Prov. Gorontalo yaitu, Kemenag Agama kab/kota harus meyakinkan masyarakat bahwa biaya nikah harus disetorkan sendiri oleh Catin, untuk itu KUA harus menghindari sekecil apapun resiko yang bisa memperburuk citra Kemenag khususunya yang terkait dengan pungli dan gratifikasi nikah. Oleh karena itu Kakanwil mengharapkan jajaran Kemenag kab/kota agar mensosialisasikan tentang SIMPONI PNBP NR 2016 ini kepada masyarakat sebagai fasilitas penyetoran biaya nikah yang lebih cepat dan mudah.  Karena dengan adanya system ini, maka masyrakat dapat dengan mudah melakukan penyetoran ke KAS Negara melalui bank-bank penerima setoran seperti BNI, BRI, BTN dan Mandiri sesuai dengan amanat UU No. 17 Tahun 2003 yang menyebutkan bahwa seluruh penerimaan Negara harus disetorkan langsung oleh masyarakat. 

" Saya berharap dengan adanya Aplikasi ini akan melahirkan perubahan dalam Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Nikah Rujuk dan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya dan publik juga dapat memperoleh informasi yang lengkap, cepat dan valid, sehingga Citra KUA Kec kedepannya akan lebih baik," pungkas Kakanwil saat itu didampingi Kabid Bimas Islam Drs. H. Sabbara K. Ngou M.Pd.I  bersama Hj. Waty Direktorat Agama Islam RI. (Ayiz/Dinda/Arie).