Sejumlah 20 Orang Pelajar Buddha Gorontalo Ikut SDS Tingkat Nasional

... Antusias para peserta kontingen para pelajar asal Gorontalo saat mengikuti Sippa Dhamma Samajja atau SDS ke VII tingkat Nasional.

JAKARTA, (kemenag.go.id) – Sejumlah 10 orang pelajar, 5 orang Official dan 5 orang pendamping agama Buddha yang tergabung pada peserta kontingen perwakilan Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan Sippa Dhamma Samajja atau SDS ke VII tingkat Nasional tahun 2018 yang berlangsung di Hotel Convention Center, Ancol Jakarta. 

Kegiatan yang dialksanakan tiga tahun sekali itu, dihairi langsung oleh Menag RI. Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Bimas Buddha Caliadi SH, MH dalam hal ini diwakili oleh, Ketua Hakim SDS, Drs, Supriyadi, M.Pd, Kakanwil Kemenag Gorontalo, H. Kudrat Dukalang, S.Ag, M.Pd bersam Ketua DWP, Hj. Rabbiana Dilo Dukalang, S.Pd, beserta masing masing utusan kontingen dari Kanwil Kemenag 34 Provinsi se-Indonesia, berkumpul untuk bertanding menjadi yang terbaik.

Pada kesempatan itu Drs. Supriyadi, M.Pd mengatakan, Sippa Dhamma Samajja adalah suatu kegiatan berkumpul untuk unjuk keterampilan tentang ajaran Budha dalam perlombaan. Untuk itu jadikanlah ajang ini bukan hanya sekedar untuk menang, namun lebih dari itu, yang menjadi lawan utama selain orang lain, adalah diri sendiri. Jadi, tampillah menjadi yang terbaik, namun tetap mengedepankan sportivitas dan nilai nilai kejujuran. “Ajang ini dilaksanakan dalam rangka memotivasi bakat ketrampilan, seni budaya, mengeplorasi, mengembangkan spiritualisme, dan menghayati ajaran Buddha sehari hari.

“Anak anak kita selain pandai menguasai ilmu pengetahuan dan spiritualisme ajaran Buddha sehari hari, namun penuh persaudaraan dan semangat dalam ke Indonesiaan. Demikian dengan adanya Sippa Dhamma Samajja memberi makna sebagai langkah proses anak anak kita, penuh kesungguhan hati, yang merupakan bagian dari pembinaan umat dalam melangkah kedepan,” terangnya.

Lanjut ia mengatakan, Sippa Dhamma Samajja yang berarti kegiatan berkumpul untuk kepiawaian atau ketrampilan tentang ajaran Buddha, juga merupakan ajang lomba mencari bakat atau multi talenta bagi siswa siswi Buddha. “Saya berharap, dengan adannya kegiatan seperti ini, kompetensi siswa siswi Buddhis akan meningkat, lebih kreatif, cerdas, mandiri dan kompetitif untuk mencapai tujuan hidup mulia sesuai ajaran Sang Guru,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Kudrat Dukalang, S.Ag, M.Pd, menyampaikan, para peserta kontingen yang tergabung pada kegiatan Sippa Dhamma Samajja atau SDS ke VII tingkat Nasional tahun 2018 di Jakarta mulai pada tanggal 8 Oktober sampai tanggal 12 Oktober 2018.
“Kontingen Gorontalo nantinya akan mengikuti 3 kategori yang diperlombakan, antara lain lomba tingkat SD, yakni menyanyi solo lagu rohani Buddha, cerdas cermat Dhamma, Membuat cerita bergambar (kitab suci tripitaka dan menghafalkan syair Dhammapada. Begitupun dengan tingkat SMP dan SMA/SMK,” ungkapnya.
“Saya sangat merasa bangga dengan keikutsertaan peserta SDS asal Provinsi Gorontalo. Dengan tampilnya para peserta  di ajang Nasional ini, membuktikan bahwa Provinsi Gorontalo sangat menghargai keragaman. Meski target adalah predikat terbaik, namun kami sangat menghargai kesunggguhan mereka utamanya para tokoh agama Buddha yang ada di Gorontalo yang secara sungguh sungguh menanamkan nilai nilai agama kepada generasi muda sehingga hal ini mampu menangkal bahaya radikalisme yang pasti kita tidak menginginkan Gorontalo terancam dengan hal ini,” tambahnya. (Hamdan Zain)