Inovasi Kemenag, Yurdan Promosi “NGOPI” Khas MTsN 1 Bonbol pada Kakankemenag

...

BONBOL (kemenag.go.id) – Dalam rangka mewujudkan Program Inovasi Kementerian Agama untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum bernuansa agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bone Bolango menggelar kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) sekaligus Peluncuran Dokumen I KTSP terbaru, diikuti seluruh guru dalam satuan pendidikan MTsN 1 Bone Bolango bertempat di RM. Marly Kota Gorontalo. Ahad (02/12/18)

Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bone Bolango Drs. H. Suleman Tongkonoo, M.HI, juga dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Drs. H. Abd. Ma’ruf Laleno, M.Si, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Hamid Yusuf, S.Pd, Ketua Komite, Drs. Irfan Pakaya dan Kepala MTsN I Bone Bolango, Yurdan Puluraga, S.Ag, M.Pd.I didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Wani Y. Tuki, SE, M.Si. 

Kepala MTsN I Bone Bolango Yurdan Puluraga, S.Ag, M.Pd.I, mengatakan sejak tahun 2018 ini, MTsN I Bone Bolango berusaha untuk mengimplementasikan program sekolah ramah anak, walapun menurutnya tidak mudah merubah pola berpikir yang telah ada sebelumnya.

“Sebisanya saya mendekatkan pola sekolah ramah anak dengan program yang ada di Madrasah kita, sedikitnya kita dapat menuangkannya dalam dokumen KTSP, agar selalu dalam koridor yang telah ditentukan, dan meminimalisir masalah masalah yang mungkin terjadi dilingkungan Madrasah yang kita cintai ini,” tandas Yurdan. 

Kakankemenag Kabupaten Bone Bolango Drs. H. Suleman Tongkonoo, M.HI dalam sambutannya mengatakan, seluruh kegiatan yang ada di Madrasah, termasuk kegiatan NGOPI yang dilaksanakan tak lain adalah bentuk inovasi dalam pengembangan pendidikan di Kementerian Agama, guna mewujudkan pendidikan bercirikan Islam  yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu, dengan Peluncuran Dokumen 1 KTSP terbaru ini membuktikan MTsN 1 Bone Bolango telah berinovasi dengan model “NGOPI” cita rasanya sendiri. 

“Sudah banyak model kegiatan yang dilakukan dalam lingkup pendidikan, bukan tanpa tujuan, melainkan untuk memberikan stimulan kepada kita semua agar selalu berkembang dan pada akhirnya Insya Allah bermuara para peningkatan kualitas dan daya saing pendidikan di Madrasah itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokjawas pada Kankemenag Kabupaten Bone Bolango, Hamid Yusuf, S.Pd memaparkan, dokumen KTSP selain sebagai acuan dalam pelaksanaan pembelajaran, juga sebagai acuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang bersifat mendidik, mencerdaskan dan mengembangkan kreativitas anak didik itu sendiri.

“Dokumen KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan. Dalam hal ini dokumen itu pula selanjutnya akan menjadi pedoman bagi Madrasah dalam penyelenggaraan pendidikan agar terencana, terarah dan tepat tujuan, sehingga dapat menghantarkan peserta didik menjadi insan yang berprestasi, tekun dalam beribadah dan berakhlakul karimah sebagai bekal hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” papar Hamid.

Penulis : rjp
Editor : b@im
Sumber : -