Yartam : PAS Menguji Pencapaian Kompetensi  Peserta Didik

...

LIMBOTO (kemenag.go.id) - Setelah merampungkan seluruh materi pelajaran semester pertama pada tahun pelajaran 2018/2019, seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kabupaten Gorontalo mengikuti Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil selama tujuh hari dimulai hari (06/12/2018).

Siswa-siswi pada masing-masing kelas akan mengikuti 14 mata pelajaran. Mulai dari mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI) yang terdiri dari mata pelajaran (mapel) Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqih, SKI, Bahasa Arab. Dan untuk mata pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Penjas, PKn, Seni Budaya dan Prakarya

Menurut Dra. Hj. Yasmin Pilomonu selaku ketua panitia, soal yang diujikan pada PAS Ganjil kali ini merujuk pada kisi-kisi soal yang sudah disusun bersama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) (MTsN) 1 Kabupaten Gorontalo kemarin.

“Soal yang diujikan ini disusun oleh masing-masing madrasah dan sudah merujuk pada kisi-kisi soal yang disusun bersama Kelompok Kerja Madrasah maka sudah pasti isi soal di kuasai seluruh siswa/i karena merupakan bahan yang diajarkan oleh wali kelas maupun guru mata pelajaran pada masing-masing Madrasah,” Jelas Yasmin.

Sementara itu Kepala MTsN 1 Kabupaten Gorontalo Hj. Yartam Nasaru,M.Pd.I setelah menyerahkan berkas soal secara simbolis kepada panitia Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil mengatakan kegiatan ini merupakan penilaian untuk pencapaian kompetensi peserta didik akhir semester.

“Untuk MTsN 1 Kabupaten Gorontalo,  PAS Ganjil ini dilakukan dalam bentuk tes tertulis yang meliputi seluruh indikator yang merupakan presentasi dari seluruh Kompetensi Dasar (KD) pada semester ganjil,” terang Yartam

“Saya berharap seluruh siswa-siswi dapat mengerjakan soal sebaik-baiknya dan tidak bekerja sama satu dengan lainnya. Begitupula dengan guru yang mengawas untuk betul-betul mengawasi siswa dalam mengerjakan soal, sehingga diharapkan hasil yang didapatkan sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa-siswi,” harapnya (mar/raya)