Siswa MTsN 1 Kota Biasakan Sedekah pada Hari Jumat

... Kepala MTsN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, M.Pd bersama para siswa dan guru sedang membagikan nasi bungkus kepada pengguna jalan

KOTA (Kemenag.go.id) – Hari Jum'at adalah hari yang berkah.  Apalagi bila hari itu digunakan untuk melakukan kebaikan dan amal. Seperti yang dilakukan siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Gorontalo yang berbagi makananan Nasi Bungkus kepada pengguna jalan, Abang bentor, Cleaning Servis maupun orang yang membutuhkan, Jum'at (18/01/19) bertempat di jalan Poigar, atau tepatnya didepan gerbang pintu masuk MTsN 1 Kota Gorontalo.

Kegiatan yang bertajuk Jum’at Berbagi ini disponsori seluruh siswa MTs Negeri 1 Kota Gorontalo.  Guru Pembina, Susianti Amir, S.Pd.  dan Elen K Arbie, S.Pd, mengatakan, progam Jum’at berbagi ini merupakan salah satu kegiatan untuk membiasakan siswa agar peduli dengan orang lain. Selain itu juga bertujuan untuk menumbuhkan akhlak mulia siswa terutama dalam tolong menolong, dan peduli dengan sesama.

"Kebiasaan berbagi harus dibiasakan sejak dini, karena ini akan melatih siswa untuk tulus dan ikhlas saat melakukannya, mereka pun akan terbiasa peduli dengan orang lain dan dapat  terhindar dari sifat kikir," ujar keduanya dengan kompak.

Hal yang sama juga diutarakan Kepala MTs Negeri 1 Kota Gorontalo, Karjianto, S.Pd.I, M.Pd. Ia mengatakan, berbagi kepada sesama adalah bagian dari mendidik dan menumbuhkembangkan jiwa sosial anak didik, bukan hanya pendidikan akademik, pendidikan moral dan akhlak mulia seperti mengajarkan sedekah pada anak adalah merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan. "Berbagi kepada orang lain merupakan bentuk sedekah yang dapat menjadi contoh nyata bagi para siswa agar lebih peduli dan bisa membantu orang lain yang kurang beruntung," tutur Karjianto.

Terakhir Karjianto berharap pembiasaan bersedekah itu terus dilakukan anak didiknya, bukan hanya dilingkungan sekolahnya, akan tetapi hingga pada lingkungan masyarakat mereka tinggal dan bersosialisasi. “Semoga anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah, yang berbakti kepada orangtuanya, Agama, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta," pungkasnya. (rjp/Aa)