Sejumlah Umat Hindu dari Kab/Kota se-Gorontalo Mengikuti Pembinaan UPRT

... Plt. Kakanwil Hamka Arbie (tengah) didampingi Kasubag Hukum dan KUB Arifin Pakaya (kanan dari kiri) bersama Pembina Umat Hindu I Made Narta, memberikan arahannya dihadapan 30 peserta UPRT dari kab/kota se-Gorontalo.

Gorontalo, (kemenag.go.id) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo melalui Sub Bagian Hukum dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Melaksanakan Pembinaan Usaha Produksi Rumah Tangga Bagi Umat Hindu dari kab/kota –se-Gorontalo, Selasa (19/11/19).

Kegiatan kebijakan Kemenag tentang pembinaan Usaha Produksi Rumah Tangga (UPRT) khususnya bagi umat Hindu yang berjumlah 30 orang perwakilan dari 3 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Boalemo, Pohuwato dan Kota Gorontalo tersebut dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie didampingi Kasubag Hukum dan KUB, Arifin Pakaya bersama Pembina Umat Hindu, I Made Narta,  di Ballroom Pinogu GrandQ Hotel.

Pada kesempatan itu, Plt. Kakanwil Hamka Arbie menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan pembinaan UPRT ini kepada sejumlah umat Hindu yang ada di Gorontalo. “Pemberdayaan ekonomi umat Hindu diarahkan untuk membantu umat Hindu memperoleh informasi, pengetahuan dan keterampilan secara multi aspek sehingga memperoleh pendapatan (gaji/upah) yang memadai. Karena pemberdayaan ekonomi umat ini adalah usaha untuk menjadikan ekonomi umat yang kuat dan berdaya saing yang berakar pada potensi umat Hindu itu sendiri,” terangnya.

Lanjut Hamka Arbie mengatakan, pemberdayaan ekonomi umat dapat dilihat dari tiga sisi yakni, pertama menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. Kedua, memperkuat potensi ekonomi yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri dan yang ke tiga, mengembangkan ekonomi umat juga mengandung arti melindungi rakyat dan mencegah terjadinya persaingan yang tidak seimbang serta mencegah eksploitasi golongan ekonomi yang kuat atas yang lemah.

”Jadi ikutilah dengan baik kegiatan ini, dan mudah mudahan usai mengikuti pembinaan UPRT ini, bisa mlebih mewujudkan Usaha Produksi Rumah Tangga dengan sebaik mungkin,” harapnya.

Sementara itu, Kasubag Hukum dan KUB, Arifin Pakaya mengungkapkan, pembinaan UPRT ini dilaksanakan tak lain adalah untuk mempermantap pengelolaan program pemberdayaan ekonomi umat, khususnya umat Hindu yang ada di bumi serambi Madinah.

”Tujuan diadakan kegiatan pembinaan ini yakni untuk memberikan motivasi dan wawasan baru tentang usaha ekonomi keumatan kepada masyarakat Hindu di Gorontalo dan meningkatkan kualitas taraf hidup umat Hindu serta menambah referensi bagi pelaku usaha untuk lebih meningkatkan usahanya untuk mencapai profit yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Ayiz)