Peserta Didik MAN 2 Kabgor Diberi Sosialisasi Tentang Triad KRR

... Peserta didik MAN 2 Kabupaten Gorontalo saat mengikuti Kegiatan Sosialisasi Dinas DPP dan KB di aula madrasah.

KABGOR (kemenag.go.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Gorontalo, Kamis (14/11/19) mendapatkan kunjungan dari Dinas Pengendali Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gorontalo yang dipimpin oleh Yudi Ihwanto, guna memberikan sosialisasi tentang Advokasi dan KIE Kesehatan Reproduksi Remaja dan Penanggulangan Masalah Triad Kesehatan Reproduksi remaja (KRR), bertempat di aula madrasah.

Saat membuka kegiatan Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana, Saiful Gufron dihadapan tim sosialisasi, dan 50 orang siswa peserta sosialisasi menyampaikan ucapkan terima kasih kepada tim dari Dinas Pengendali Penduduk dan Keluaga Berencana Kabupaten Gorontalo yang sudah meluangkan waktunya memberikan sosialisasi kepada anak didik MAN 2 Kab. Gorontalo. Menurut Saiful sosialisasi tentang kesehatan reproduksi remaja serta penanggulangan masalah triad kesehatan reproduksi remaja ini sangat penting bagi peserta didik di MAN 2 Kabupaten Gorontalo.

“Sosialisasi terkait menyangkut kesehatan reproduksi remaja dan penanggulangan masalah triad ini sangat penting bagi para peserta didik kami yang saat ini menginjak masa remaja. Olehnya sosialisasi ini patut mendapatkan perhatian dari warga madrasah, karena memiliki manfaat bagi kesehatan utamanya kesehatan reproduksi,” tutur Saiful.

“Kesehatan reproduksi inipun sangat erat kaitannya dengan para remaja yang saat ini mengalami dan menjalani masa pubertas, akan tetapi bila tidak diarahkan dan disertai perhatian khusus dari para orang tua ataupun pihak berkompeten, dikawatirkan akan terjadi perilaku menyimpang yang tentunya sangat tidak diinginkan oleh para orang tua,”  tandasnya.

Olehnya Saiful berharap materi-materi yang disuguhkan oleh Dinas DPP dan KB Kabupaten Gorontalo ini, bisa memberikan pemahaman kepada siswa siswi MAN 2 Kab. Gorontalo agar lebih berhati–hati dalam bergaul serta bisa menjaga diri mereka terhadap perilaku yang menyimpang.

Sementara itu ketua tim sosialisasi Dinas DPP dan KB Kab. Gorontalo Yudi Ihwanto dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa remaja adalah aset negara yang sangat mahal, sebab ditangan remajalah masa depan bangsa ini akan menjadi lebih baik. Olehnya agar tidak terjadi hal–hal negatif yang dapat merugikan para remaja tersebut, maka pemerintah melalui dinas terkait melakukan tindakan preventif dengan gencar mengadakan sosialisasi tentang masalah itu.

“Sosialisasi ini sebetulnya bukan hanya untuk para remaja saja, akan tetapi juga bagi para orang tua, karena keduanya merupakan aktor utama, satu pihak sebagi terdidik, dan satu pihak lainnya sebagai pendidik dan pengayom dalam berperilaku,” terang Yudi.

“Pembentukan karakter dan perilaku para remaja ini bukan semata–mata tanggung jawab dari pihak madrasah, maupun dinas yang sering memberikan sosialiasi seperti ini. Akan tetapi orang tualah yang menjadi penentu, agar remaja kita ini tumbuh memiliki kepribadian dan tingkah laku yang baik,” tambahnya.

Yudi berharap setelah diberikan sosialisasi ini, peserta didik dapat mengambil pelajaran dan dapat mengimplementasikannya pada dirinya sendiri, agar secara mandiri dapat menjaga diri, utamanya kesehatan reproduksi dan dijauhkan dari hal-hal yang dapat berakibat buruk. (siwi/raya/R@ja)