Dua Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Wakili Indonesia ke Jepang dan Jakarta

... Kabid PendMa Fitriyani Humokor didampingi Kepala MAN 1 Kota secara simbolis memberangkatkan dua peserta didik madrasah mewakili Indonesia ke Negeri Sakura dan Ibu Kota.

Kota (kemenag.go.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo resmi berangkatkan dua orang siswa madrasah yakni Tiara Megatri Rachman mewakili Indonesia mengikuti Program  Intercultural Youth Tokyo di Jepang sementara Wafiq Nadzifah Ahyani mengikuti Program Pelatihan Kepemimpinan Indonesian Student Leadership Camp (ISLC) di Universitas Indonesia Depok.

Kedua siswa tersebut secara resmi diberangkatkan usai acara Peresmian Gedung Keterampilan Terpadu, Jumat (10/1/20) kemarin bertempat di halaman Madrasah disaksikan langsung oleh Plt. Kepla Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo Hamka Arbie bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid PendMa) Fitriyani Humokor didampingi Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kota Ibrahim T. Sore dan Kepala Sub Bagian Perencanaan Kemenag Moh. Docmi Lachmudin beserta para Pengawas dan para Kepala Madrasah yang se- Gorontalo.

Kabid PendMa Fitriyani Humokor usai memberangkatkan kedua peserta didik MAN 1 Kota menitipkan pesanya kiranya kedua siswa yang terpilih mewakili Indonesia dapat bersungguh sungguh dalam belajar dan mencari pengalaman selama berada di Jepang dan di Depok-Indonesia.

"Kepada siswa yang terpilih mewakili Provinsi ke Depok-indonesia dan juga ke Jepang kiranya dapat bersungguh sungguh dalam belajar dan menuntut ilmu selama berada di sana,” harapnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota, Waris Masuara juga menitipkan besar harapannya kepada kedua peserta didik madrasah ini dapat mengambil pelajaran dan pengalaman belajar selama berbaur di Negara Jepang dan di Depok-indonesia. Terlebih dapat menularkan atmosfer belajar di Jepang dan Depok-indonesia.

"Saya dan keluarga besar MAN 1 Kota berharap kepada kedua peserta didik yang terpilih melalui program tersebut dapat mengambil pelajaran dan pengalaman belajar selama berada di sana dan bisa menjadi delegasi kepada para siswa lainnya usai pulang dari sana nanti," harap Waris. (Musrin/Ayiz)