Pendidik Milenial Harus Melek Teknologi

... Pose bersama Guru MAN 1 Kabupaten Gorontalo, dengan peserta dan pemateri kegiatan Pelatihan dan Pengambangan Bahan Ajar Digital.

KABGOR (kemenag.go.id) – Perkembangan dunia digital kini telah merambah bidang pendidikan. Oleh karena itu, para pendidik harus melek (paham) teknologi, sebab jangan sampai peserta didik akan lebih pintar dari pendidiknya.

Demikian kata Supadmi usai mengikuti kegiatan Pelatihan dan Pengembangan Bahan Ajar Digital dengan Pemanfaatan Office 365 dalam Pembelajaran. Kegiatan ini diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo bekerjasama dengan Widyaiswara LPMP Provinsi Gorontalo selama dua hari, dimulai Jumat (10/1/20) bertempat di Hotel Mega Zanur Gorontalo.

Supadmi, Guru dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo mengakui bahwa ternyata peningkatan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran telah mengalami perubahan yang sangat besar.

"Banyak hal baru yang kami dapatkan, hingga sulit untuk dijelaskan. Namun saya mengakui kalau kita agak tertinggal dari perkembangan," ungkap Supadmi ketika dikonfirmasi, Kamis (16/1/20).

Lebih lanjut ditambahkan Supadmi, bahwa pada Office 365, peserta didik dapat melihat dan mengedit dokumen secara daring dengan mudah melalui laptop maupun smartphone dimana pun mereka berada. Selain didukung dengan fitur menarik, juga terdapat fitur pendukung lainnya seperti email gratis, instant messaging, grup video dan voice note. Adanya kemudahan akses tersebut menjadikan jarak dan waktu bukan lagi menjadi kendala bagi peserta didik dan pendidiknya.

Senada dengan itu, Atik Ma’ratus Sholihah peserta yang juga dari MAN 1 Kabupaten Gorontalo menambahkan bahwa perubahan tak bisa ditolak. Namun sebagai pendidik jangan hanya sibuk dengan administrasi dan mengajar saja, tapi perlu meningkatkan pengetahuan dan menyesuaikan dengan kondisi riil zaman now.

"Kita dididik di abad ke-20, sedangkan peserta didik di abad ke-21. Maka kita pun harus bisa melangkah lebih maju untuk menjawab tantangan masa depan yang perkembangannya hampir tak terbendung," ujar Atik.

"Tentunya keberhasilan kita dalam mengaplikasikan kegiatan tersebut membutuhkan dukungan penuh dari madrasah, terlebih pada kemudahan akses internet yang bisa dijangkau di dalam kelas," tandasnya. (vhany/rie).