Kepala MTsN 1 Pohuwato Didaulat Sebagai Dewan Hakim MTQ Ke IX Tingkat Kabupaten Pohuwato

...

Pohuwato (kemenag.go.id)  - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX Tahun 2020 Tingkat Kabupaten Pohuwato yang dilaksanakan di Kecamatan Paguat dibuka secara resmi oleh Bupati Pohuwato, Kamis (20/02).

MTQ kali ini mengambil tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Universal Alquran Dalam Memperkokoh Kehidupan Masyarakat Bumi Panua Yang Religius, Rukun, Damai dan Harmonis”. Dengan beberapa cabang lomba yang diperlombakan, dari 17 Dewan Hakim yang dikukuhkan oleh Bupati Pohuwato salah satunya ialah  Kepala MTsN 1 Pohuwato Nilda Ladiku di percayakan pada bidang Tajwid.

Kepala MTsN 1 Pohuwato Nilda Ladiku saat ditemui Humas Madrasah usai kegiatan pembukaan  mengatakan, rasa syukur dan terima kasihnya karena masih diberi kepercayaan untuk menjadi dewan hakim. “Alhamdulillah tak terhingga kepada Allah SWT serta pemerintah yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk menjadi salah satu dewan hakim pada MTQ kali ini, tugas akan saya laksanakan sebaik mungkin bersama tim dewan hakim yang lain,” tuturnya.

Nilda juga berharap semoga dengan MTQ ini bermunculan Qori dan Qoriah yang berkualitas dari Kabupaten Pohuwato.
Sementara Itu Bupati Pohuwato H. Syarif Mbuinga, S.PdI, SE, MM dalam sambutanya menyampaikan, bahwa Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran Kali ini merupakan Musabaqah terakhir baginya karena tahun akan datang dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Pohuwato. 
Ia berharap Bupati yang akan terpilih nanti akan terus memeriahkan dan meneruskan kegiatan yang bernuansa islami seperti MTQ dan lebih meriah lagi.

Pada akhir sambutanya Bupati Syarif berpesan kepada masyarakat Pohuwato agar dapat mengambil nilai-nilai  kebaikan dan kebenaran yang bersumber pada kitab suci Al-quran dihidupkan dan disosialisasikan secara luas ditengah umat Islam dan masyarakat. Hal ini dapat membangun kesadaran dan memperkuat perilaku Qurani bagi umat Islam sebagai bagian dari anak bangsa di Kabupaten Pohuwato, sehingga pada akhirnya terwujud masyarakat yang religius sebagai visi pembangunan daerah dapat diwujudakan melalui MTQ ini. (dindaun/Nus)