Jaga Kondusifitas Ruang Belajar, MAN 1 Boalemo Gelar Sweeping

... Suasana Penggeledahan Ruang Belajar Oleh Guru-Guru MAN 1 Boalemo Disalah satu Rang Kelas, Jumat (21/02/20)

BOALEMO (kemenag.go.id) – Sejumlah Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Boalemo turun lapangan melakukan Sweeping atau pemeriksaan dan penggeledahan pada setiap ruang kelas, Jumat (21/02/20).

Pemeriksaan ruang kelas ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas ruang belajar dari segala hal yang dapat menganggu lancarnya proses pembejalaran. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum Ramlawaty Kudu saat memantau langsung jalanya proses penggeledahan di salah satu ruang kelas.

“Hari ini kami sedang melakukan pemeriksaan disetiap ruang kelas yang ada dengan cara menggeledah. Jika kita dapati sesuatu baik dalam bentuk apapun dan  kita anggap dapat menganggu kenyamanan dan kondusifitas ruang belajar maka akan kami sita,” terang Ramla.

“Hal ini semata-mata kami laksanakan dengan tujuan untuk menjaga kenyamanan dan kondusifitas belajar kita siswa-siswi MAN 1 Boalemo, sekaligus sebagai upaya antisipasi madrasah dalam mengontrol peserta didiknya agar selalu menaati peraturan madrasah maupun peraturan secara umum dimasyarakat,” lanjutnya.

Aksi pemeriksaan ini ternyata mendapat dukungan dari sejumlah siswa, salah satunya adalah Agil Madingo. Ia berpendapat bahwa sebagai siswa dirinya tidak perlu merasa takut karena apa yang telah ia lakukan selama ini selalu memperhatikan peraturan madrasah.

“Sebagai siswa saya sangat mendukung aksi ini, dan kita dilarang menanggapinya secara berlebihan. Secara pribadi saya tidak takut karena selama ini saya selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dengan selalu menaati peraturan-peraturan yang ada,” ungkap Agil yang juga berstatus sebagai sekretaris OPDIM.

“Semoga ini dapat menjadi perhatian kita bersama selaku siswa-dan siswi MAN 1 Boalemo. Karena saya yakin bahwa dibalik tegasnya penerapan aturan-aturan yang adi di madrasah ini ada berjuta-juta hikmah bagi kami sebagai peserta didik,” tandasnya. (CsA/lis/mar)