Kepala MAN 1 Kota Ajak Orang Tua Peserta Didik Bersinergi

... Suasana Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Waris Masuara bersama para orang tua siswa lewat applikasi video zoom.

Kota (kemenag.go.id) - Langkah demi langkah terus dilakukan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo dalam menyelenggarakan proses pembelajaran tahun pelajaran 2020/2021. Hal ini terus dilakukan mengingat kondisi pembelajaran hingga saat ini masih berlangsung secara online akibat covid-19, (Sabtu, 11/7/2020).

Pemaparan kurikulum darurat ini lebih difokuskan kepada orang tua siswa baru (kelas X), dengan tujuan memperkenalkan lebih awal tentang proses pembelajaran di Madrasah. Kepala MAN 1 Kota Gorontalo Waris Masuara menjelaskan kebijakan yang akan diterapkan di madrasahnya selama masa new normal yang saat ini sedang menggodok skenario pembelajaran yang akan diberlakukan selama enam bulan ke depan.

“Pemaparan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dilakukan secara online atau melalui aplikasi zoom.  Meski hanya melalui tatap maya, namun meting ini mendapat sambutan yang cukup tinggi dari para orang tua siswa. Paling tidak 300 an orang tua siswa kelas X bergabung dalam meting tersebut,” tandasnya.

Kepada orang tua Waris juga menyampaikan, mulai tanggal 13 bulan Juli hingga Agustus mendatang proses pembelajaran masih berlangsung secara daring. Kebijakan ini diambil mengingat Gorontalo khususnya Kota Gorontalo masih berada pada zona merah. Artinya MAN 1 Kota akan menerapkan pembelajaran tatap muka apabila ada kebijakan pemerintah daerah yang menetapkan Gorontalo zona hijau.

“Alhamdulillah, konsep inipun mendapat respon positif dari para orang tua siswa yang merupakan representasi dari siswa baru yang diterima di MAN 1 Kota Gorontalo tahun pelajaran 2020/2021 yaitu sebanyak 428 siswa. Untuk itu Waris mengajak seluruh orang tua untuk bersinergi dengan Madrasah terutama dalam menyediakan fasilitas kepada anak anaknya guna mengikuti proses pembelajaran,” ungkap Kepala Man 1 Kota menambahkan.

Sebelumnya Wakil kepala Madrasah bidang kurikulum Meyke.Daud menguraikan secara rinci, mekanisme pembelajaran selama masa covid-19 ini mulai dari struktur kurikulum hingga model dan strategis pembelajaran akan menyesuaikan masa darurat saat ini. Meting ini dipandu oleh host Maria Ahmad (Wakil kepala madrasah bidang hubmas). (Waris/Ayiz)