Pengelola TPQ dan Ponpes Dibimbing Pengimputan Emis

...

Pohuwato (kemenag.go.id) - Education Management Information System (EMIS) sangat dibutuhkan dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama  dan Pendidikan Keagamaan Isalam (Kasi Papkis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato  Dra. St Asyiah pada pengisian data emis yang bertempat di Aula Kemenag Kab. Pohuwato, Rabu (16/09).

Asyiah menyampaikan peran operator emis sangat dibutuhkan, guna untuk menginput data yang valid dan benar. Tentunya informasi data yang disampaikan oleh pimpinan lembaga harus benar pula, sehingga akan mendapatkan informasi data emis yang jelas dan valid. “Mengimput data emis membutuhkan operator yang jeli sehingga akan memperoleh data emis yang dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Sementara Ruiyan Maranya salah seorang staf pada seksi Papkis menyampaikan, upaya yang dilakukan dalam pengimputan emis dilakukan secara bersama, dengan cara menghadirkan tenaga pendidik dan tenaga pengelola lembaga serta operator untuk mengimput data bersama dan menghadirkan pembimbing dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.

Ruiyan menambahkan, untuk menghindari kerumunan yang besar maka pengimputan emis TPQ dilakukan di tiga tempat yakni untuk wilayah Kecamatan Paguat, Dengilo, Marisa, Buntulia dan Duhiadaa dilaksnakan di Aula Kemenag, Kecamatan Patilanggio, Randangan, Taluditi dan Wanggarasi bertempat di KUA Randangan, Popayato CS dan Lemito dipusatkan di Popayato Timur. (dindaun/Voger)