Pembina RAN MAN 1 Kota Ikut Bimtek Cara Sosialisasi Bahaya Narkoba

... Suasana pembina RAN MAN 1 Kota saat mengikuti Bimtek Sosialisasi bahaya Narkoba.

Kota (kemenag.go.id) – Pembina Relawan Anti Narkoba (RAN) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo bersama 29 peserta lainnya mengikuti bimbingan teknis (bimtek) tentang cara mensosialisasikan bahaya narkoba di lingkungan sekolah dan kampus. Bimtek yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu Kamis yakni mulai dari tanggal 16 sampai dengan tanggal 17 September 2020, t di Ballroom MaQna Hotel.

Menurut Kepala BNNP, Wisnu Andayana mengungkapkan kegiatan bimtek ini bertujuan memberikan edukasi kepada guru dan dosen perihal cara mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa dan mahasiswa. Olehnnya itu melalui bimtek seperti ini, guru dan dosen sebagai penggiat antinarkoba dapat mengenali adanya indikasi penyalahgunaan narkoba pada siswa dan mahasiswanya sejak dini.

”Narkoba sangat cepat masuk ke Indonesia secara dini mulai dari aparat keamanan, generasi muda bahkan di lingkungan pendidikan sudah banyak yang menjadi korban narkoba. BNN tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan bapak ibu karena yang dekat dengan siswa dan mahasiswa. Mudah mudahan dengan adanya bimbingan teknis ini saya harap terjalin kerjasama yang baik dalam mendukung gerakan P4GN (pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaaan, dan peredaran, gelap narkoba),” terangnya.

Sementara itu Hanun Pakaya salah satu peserta dari MAN 1 Kota menyatakan keikutsertaanya dalam kegiatan tersebut tidak semata mata hanya untuk memenuhi undangan panitia namun keikutsertaanya pada kegiatan ini yakni ingin memperdalam pengetahuannya tentang materi yang diberikan dalam bimtek karena dengan pengetahuan itu, dia akan mudah melakukan pembinaan terhadap peserta didik yang tergabung dalam organisasi ini.  

“Saya bersyukur bisa mengikuti bimtek yang disenggarakan olen BNN provinsi. Dengan bimtek ini saya mendapat pengetahuan tentang bagaimana cara mensosialisasikan bahaya narkoba kepada siswa serta bagaimana membina dan mengarahkan mereka agar tidak terjerumus pada barang haram itu. Dan tentu upaya ini tidak bisa hanya saya lakukan sendiri tanpa bantuan semua pihak khususnya pihak yang terlibat yang ada di madrasah,” ungkapnya. 

Keikutsertaan pembina RAN MAN 1 Kota ini dalam mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan respons positif dari Kepala Madrasah, Waris Masuara. Dirinya pun memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada RAN MAN 1 Kota yang terus ikut andil dalam memberantas barang haram (narkoba red) kepada masyarakat khususnya kepada kalangan siswa.

“Terima kasih kepada pihak BNN yang selalu mengikutsertakan guru guru di madrasah ini untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang mereka lakukan,” ucap Waris ketika dihubungi via telepon seluler. (El-Hasanah/Arman/Ayiz)