Arfan A. Tilome Evaluasi Serapan Anggaran Satkernya

... Suasana ketika Kakankemenag Gorut melakukan evaluasi penggunaan anggaran di lingkup Kemenag Gorut.

Gorut (kemenag.go.id) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Arfan A. Tilome secara bergilir melakukan rapat bersama dengan seluruh Satuan Kerja (Satker) yang ada di kantor Kemenag Gorut Kamis (1/10/2020) di gedung auditorium kankemenag Gorut.

Adapun tujuan dari rapat tersebut adalah untuk melakukan evaluasi serapan anggaran masing masing satker serta memastikan seluruh agenda yang telah direncakan dan tertuang dalam dokumen perencanaan anggaran agar dapat direalisasikan tepat waktu, tepat sasaran ataupun outputnya.

Kakankemenag juga menegaskan kepada seluruh satkernya agar menjalin dan menjaga komunikasi lintas satker untuk melancarkan pelaksanaan anggaran. Dan jika terjadi suatu kesalahan atau kelalaian oleh aparatur, hal itu adalah wujud dari kinerja bersama.

“Kesalahan atau kelalaian itu adalah bukti aparat itu bekerja, yang terpenting adalah apa yang kita kerjakan adalah untuk kepentingan lembaga yang manfaatnya untuk masyarakat,” tuturnya.

Satker pertama yang dilakukan evaluasi serapan ialah seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), dan hasilnya untuk seksi tersebut serapan anggarannya sudah mencapai 66%, dan memastikan seluruh anggaran dapat direalisasikan tetap waktu sesuai perencanaan

Demikian halnya dengan seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, yang didalamnya mengelola berbagai kegiatan, baik Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Kantor Urusan Agama (KUA), Jasa profesi Penghulu, penyuluh agama Islam Non-ASN dan lain sebagainya maka posisi realiasi anggaran pada seksi tersebut mencapai 67%.

Sementara itu jajaran Bimas Islam Kemenag Gorut mengaku akan melaksanakan seluruh anggaran sesuai dengan perencanaan maupun target yang ditentukan dengan menggunakan berbagai metode teknis yang ada.

Selanjutnya seksi Pendidikan Madrasah (PendMa), PaPkis serta Sub Bagian Tata Usaha (Subbag TU) juga tak luput dari evaluasi pengunaan anggaran yang ada, seluruhnya juga telah menyiapkan alternatif tahapan dalam menyelenggarakan anggaran sesuai target.

Seluruh ulasan yang terungkap dalam rapat evalusi tersebut, bahwa terhambatnya realiasi anggaran diakibatkan oleh bencana wabah Covid-19 yang melanda Gorontalo sejak awal bulan April tahun 2020, sehingga beberapa item kegiatan tidak dapat direalisasikan, terutama yang melibatkan banyaknya orang dalam satu tempat atau gedung

“Saya harap, dengan sisa waktu yang ada, seluruh anggaran yang belum terserap, dapat direalisasikan tepat waktu,” Pungkasnya. (Irsyad/Ayiz)