Bimas Islam Kemenag Gorontalo Berikan Penguatan Kompotensi Para Penceramah Agama Melalui Bimtek

... Suasana Bimtek penguatan kompotensi penceramah agama angkatan I tahun 2020 kepada 80 Da’i/Daiyah perwakilan Ormas baik dari Provinsi maupun kab/kota se-Gorontalo yang berlangsung di aula Madinah Asrama Haji.

Gorontalo, (kemenag.go.id) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Prov. Gorontalo, melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kompotensi penceramah agama angkatan I tahun 2020 kepada 80 peserta yang terdiri dari Da’i/Daiyah perwakilan Ormas baik dari Provinsi maupun kab/kota se-Gorontalo, Selasa (20/10/2020) yang berlangsung di aula Madinah Asrama Haji Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang di buka secara resmi lewat virtual oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin tersebut  juga diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung secara virtual reality di ruang kerjanya sekaligus juga berikan arahan kepada peserta kegiatan Bimtek penguatan kompotensi penceramah agama angkatan I tahun 2020.

Tak hanya itu saja, selain Dirjen dan Kakanwil, hajatan yang diselenggarakan selama dua hari ini turut diikuti dan disaksikan oleh Plt. Kabid Bimas Islam Kemenag Gorontalo, H. Asrul Lasapa dan Kepala Seksi Penerangan Agama Islam (Penais) dan Sistem Informasi, Reny Armita Sari dan Kasi Pemberdayaan Zakat Wakaf, Hj. Maryam Hamid beserta para jajaran Bimas Islam Kemenag Gorontalo lainnya.

Pada kesempatan itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin memengungkapkan kegiatan ini di adakan sesuai dengan visi dan misi Kemenag yakni Kemenag yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

“Penceramah merupakan ujung tombak dalam menyebarkan dan mengajarkan agama kepada masyarakat. Sehingganya sangat diharapakan Bimtek ini sekiranya dapat menghasilkan penceramah yang memiliki nilai toleransi antar agama,” harapnya.

Dikesempatan yang sama pula, Kakanwil Kemenag Prov. Gorontalo Syafrudin Baderung memberikan apresiasinya kepada Bidang Bimas Islam terkait pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kompotensi penceramah agama angkatan I tahun 2020 kepada 80 Da’i/Daiyah perwakilan Ormas baik dari Provinsi maupun kab/kota se-Gorontalo.

“Bimtek ini merupakan program Nasional yang dilaksanakan serentak se-Indonesia pada bulan Oktober  2020. Dan tentunya peran aktif dari para Da’i/Daiyah sangat dibutuhkan untuk mendukung dan membantu pemerintah khususnya Gorontalo di bidang keagamaan demi mewujudkan bumi serambi Madinah yang religius,” tutur orang nomor satu di Kemenag Gorontalo ini.

Sementara itu Plt. Kabid Bimas Islam Asrul Lasapa mengatakan maksud dari kegiatan ini untuk memberikan jaminan terhadap pelayanan bimbingan agama kepada umat Islam melalui para penceramah yang diakui kompotensinya.

“Tujuan dari hajatan ini kiranya bisa meningkatkan dan menguatkan kompotensi para penceramah dari aspek materi maupun metodologi dakwah dengan berhasilguna dan berdayaguna bagi masyarakat Gorontalo tercinta,”ungkapnya.

Disisi lain, Kasi Penais dan Sistem Informasi Reny Armita Sari mengungkapkan dimana hajatan ini diselenggarakan dalam rangka menguatkan nilai nilai moderasi beragama sebagai implementasi Islam Rahmatan Lil “Alamin dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diperlukan peran aktif para penceramah agama yang berkompoten.

“Pada bulan November tahun 2019 kemarin, Menteri Agama (Menag) RI, Fachrul Razi mengeluarkan kebijakan program pembinaan para pendakwah dengan penguatan kompotensi penceramah agama. Program ini dicanangkan oleh Dirjen Bimas Islam yang diselenggarakan di tingkat Pusat maupun Provinsi. Dalam pelaksanaanya, para penceramah yang telah mengikuti rangkaian kegiatan Bimtek ini dan dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat yang diterbitkan langsung oleh Kemenag,” katanya. (Ayiz)