MTsN 2 Kabgor Laksanakan Stuban ke Perpustakaan SMKN 1 Limboto

... Tim Perpustakaan MTsN 2 Kab. Gorontalo saat melakukan studi banding ke Perpustakaan SMK Negeri I Limboto.

KABGOR (kemenag.go.id) – Guna menggali informasi tentang digitalisasi perpustakaan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) laksanakan kunjungan studi banding (Stuban) pada salah satu perpustakaan berprestasi di Provinsi Gorontako yakni Perpustakaan SMK Negeri 1 Limboto, Selasa (20/4/2021).

Turut hadir dalam kegiatan stuban tersebut, Kepala MTsN 2 Kab. Gorontalo Masita Naue, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) bidang Sarana dan Prasarana David Hakim, Inisiator kegiatan Kasmat Assagaf, serta guru penanggung jawab perpustakaan Indriyanti dan Melisa Mohamad.

Pada kesempatan tersebut, kepada pihak SMK Negeri 1 Limboto, Kepala Madrasah Masita Naue menyampaikan bahwa tujuan utama dilakukannya kegiatan stuban tersebut adalah merupakan proses dan tindakan penggalian secara komprehensif, holistik, dan nyata terhadap mekanisme, penataan, dan pengoperasian perpustakaan berbasis digital yang ada di SMK Negeri 1 Limboto.

"Kami menyadari bahwa untuk menambah pengetahuan mengenai otomasi perpustakaan, tidak hanya mengikuti sosialisasi dan workshop saja, melainkan diperlukan kegiatan secara langsung dengan mengunjungi lokasi yang dianggap referentatif dan relevan, agar mendapatkan pengetahuan yang lebih akurat serta bermanfaat pada perkembangan perpustakaan kami kedepannya," terang Masita.

Sementara itu, dimintai tanggapannya, salah seorang guru penanggung jawab perpustakaan MTsN 2 Kab. Gorontalo Indriyanti menuturkan, dengan adanya kegiatan stuban, sedikitnya telah memberikan manfaat berupa petunjuk tentang proses pengelolaan perpustakaan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi (TI).

"Selain dijelaskan tentang konsep dasar dari otomasi perpustaakan, kami pun diajarkan mengenai praktek bagaimana sistem TI beroperasi dan mengubah pekerjaan manual dari pustakawan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Tentunya hal tersebut sangat bermanfaat bagi kami yang mulai meraba dan mengembangkan perpustakaan yang berbasis digital tersebut," papar Indri.

Menutup paparannya kepada awak humas, Indriyanti berharap kegiatan stuban yang dilaksanakan itu dapat menghasilkan progress report yang bisa dijadikan sebagai data pembanding sekaligus dapat diselaraskan dengan kondisi riil perpustakaan yang ada di madrasah. Selain itu, hasil stuban juga dapat ditambahkan dengan program perencanaan yang matang, sehingga kegiatan stuban tidak menjadi sia-sia dan benar-benar memberikan perubahan yang lebih baik pada perpustakaan yang ada di MTsN 2 Kab. Gorontalo kedepan. (FS-Wawa/raya/R@ja)