Kakankemenag Kabgor Pantau Vaksinasi Guru dan Pegawai Madrasah

... Kakankemenag Kab. Gorontalo H. Hamka Arbie bersama Kasat Intelkam Polres Gorontalo IPTU Adriawan Tanhardjo, S.IK saat memantau pemberian vaksin kepada Guru dan Pegawai MTsN 1 dan MAN 1 Kab. Gorontalo.

KABGOR (kemenag.go.id) – Bertempat di ruang multimedia Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kab. Gorontalo H. Hamka Arbie pantau pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan pegawai MTsN 1 Kabgor dan MAN 1 Kabgor oleh Tim Kesehatan Polres Gorontalo, Jumat (18/06/2021).

Terkait pemantauannya tersebut, H. Hamka Arbie menjelaskan, kehadirannya di tempat itu adalah sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungannya sebagai Kakankemenag Kab. Gorontalo terhadap tindak lanjut atas program 1 juta vaksin per hari oleh Polres Gorontalo kepada para guru dan pegawai di lingkungan madrasah dan KUA.

Menurut Kakankemenag, sebagai atasan dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kab. Gorontalo, maka sudah merupakan kewajibannya untuk mengontrol kegiatan baik di madrasah maupun di KUA dan itu juga merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakannya. Apalagi kegiatan yang terkait dengan pemberian vaksin.

“Pemberian vaksin bagi guru dan pegawai di MTsN 1 dan MAN 1 Kab. Gorontalo ini merupakan tidak lanjut dari koordinasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo dan Polres Gorontalo, yakni pelaksanaan program 1 juta vaksin per hari oleh pemerintah yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Polres Gorontalo,” jelas Hamka.

“Tentunya tujuan utama dari vaksinasi ini adalah untuk memberikan kekebalan kepada kita semua terhadap penyebaran covid-19. Olehnya setelah kemarin dilakukan pendataan oleh Seksi Pendidikan Madrasah bagi guru dan pegawai yang belum mendapatkan vaksin, maka hari ini mereka diberikan vaksin oleh tim kesehatan dari Polres Gorontalo,” tambahnya.

Menutup penyampaiannya, Kakankemenag Kab. Gorontalo itu berharap, kiranya pemberian vaksinasi tersebut akan terus dilakukan bagi guru dan pegawai baik di madrasah dan KUA yang belum mendapatkan vaksin, agar mata rantai penyebaran covid-19 lebih cepat diputus dan keadaan kembali normal seperti sediakala. (raya/R@ja)