Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Mengadakan Seleksi PHD Musim Haji 1443H/2022M

... Suasana saat pelaksanaan seleksi PHD musim haji 1443H/2022M yang berlangsung di ruang Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kamis (12/05/2022).

Gorontalo, (kemenag.go.id) - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) menggelar seleksi Petugas Haji Daerah atau PHD untuk musim haji 1443H/2022M, Kamis (13/05/2022).

Kegiatan yang berlangsung di ruang Auditorium itu dihadiri langsung Kakanwil Kemenag Provinsi, Syafrudin Baderung dalam hal ini diwakili Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Mahmud Y. Bobihu bersama Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (Kabid PHU), Ibrahim T. Sore didampingi staf Bidang PHU lainnya beserta satu orang peserta seleksi PHD Meyke Camaru.

Pada kesempatan itu, Kabag TU Mahmud Y. Bobihu mengucapkan selamat kepada peserta yang mengikuti seleksi Petugas Haji Daerah. Ikutilah seleksi ini dengan baik, karena menjadi petugas haji adalah pekerjaan sangat mulia dalam melayani para tamu Allah. Oleh karena itu, menjadi seorang petugas haji harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada parah jemaah.

"Seleksi ini bertujuan untuk menyiapkan calon PHD yang akan membantu Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (TPHI) dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah haji," jelasnya.

"Salah satu tips bagi petugas haji yakni harus memberikan layanan dengan senyum, salam, sapa, sopan  dan santun, melayani dengan ikhlas, sepenuh hati, cepat, tepat dan akurat, memberikan pelayanan umum dan ibadah secara optimal dan profesional, serta membina kerjasama yang baik antar sesama petugas," tandasnya.

Sementara itu Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi, Ibrahim T. Sore mengungkapkan sejatinya yang mengikuti seleksi PHD berjumlah dua orang akan tetapi yang datang mengikuti seleksi hanya satu orang. 

Seleksi ini sebelumnya sudah dilaksanakan pada dua tahun kemarin yakni pada tahun 2020. Dan yang berhasil mengikuti seleksi berjumlah 4 orang. Namun karena tidak ada pemberangkatan haji selama dua tahun berturut-turut kemarin dan keempat orang tersebut juga sudah menarik berkasnya sehingganya keempat orang tersebut dianggap sudah gugur dan tidak masuk lagi pada seleksi pada tahun ini. Mengingat haji tahun 2022 kembali dilaksanakan, jadi seleksi PHD kembali dibuka dan yang mengikuti seleksi PHD serentak se-Indonesia musim haji tahun ini hanya berjumlah dua orang yakni satu orang untuk kesehatan dan satu orang untuk pelayanan umum.

"Sebenarnya yang mengikuti seleksi PHD ini sebanyak dua orang yakni atas nama Ferdiyanto Koniyo dan Meyke Camaru. Namun saat mengikuti seleksi yang hadir hanya satu orang saja," ungkapnya.

Lanjut Kabid PHU Ibrahim T. Sore menambahkan, musim haji 1443H/2022M jemaah haji Gorontalo hanya berjumlah 444 jemaah dan hanya terdiri satu kloter, jadi jumlah PHD juga terbatas hanya dua orang saja. Untuk kouta terbatas ini berbarengan dengan terbatasnya jumlah jemaah haji pada tahun ini. Segala hal yang sudah menjadi persyaratan mengikuti seleksi PHD juga sudah dipenuhi oleh kedua peserta seleksi. Untuk penentuan lulus tidaknya peserta seleksi PHD yang dilaksanakan serentak secara nasional ini ditentukan oleh pusat. 

"Harapan saya mudah-mudahan yang terseleksi adalah orang-orang yang memang betul-betul yang diharapkan bisa membantu petugas kloter untuk bisa bersinergi dengan petugas kloter yang ada untuk mengayomi jemaah haji saat berada di tanah suci Mekkah Arab Saudi nanti," pungkasnya. (Ayiz/hms)