Forum Nadzir Kota Gorontalo Resmi Dibentuk, Kakankemenag Kota Titipkan Pesannya

...

Kota, (kemenag.go.id) – Forum Nadzir resmi terbentuk dan dikukuhkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo (Kakankemenag) Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, Sabtu (18/6/22), kemarin, di Aula PLHUT Kemenag Kota Gorontalo.

Pada kesempatan itu Kakankemenag Kota Misnawaty mengungkapkan syukur atas terbentuknya forum Nadzir tersebut, sebab dirinya optimis, para pengurus yang telah dikukuhkan ini dapat membantu tugas-tugas dari Kemenag Kota, khususnya dalam hal pengawasan mengenai persoalan-persoalan aset wakaf.

“Forum nadzir ini juga nantinya menjadi wadah dalam hal bertukar informasi tentang wakaf, pemberdayaan wakaf, dan juga peningkatan pengetahuan dan wawasan tentang nadjir, utamanya mengenai persoalan-persoalan konterporer seputar wakaf dan pemberdayaan wakaf,” ujarnya

Lebih lanjut, Misnawaty percaya, dengan adanya pembentukan forum Nadzir di lingkungan Kemenag Kota tersebut, permasalahan-permasalahan terkait tanah wakaf di Kota Gorontalo bisa diminalisir, apalagi persoalan mengenai administrasi.

“Kami percaya forum Nadzir yang terbentuk ini bisa menangani pengamanan aset wakaf dengan pembuatan administrasinya wakaf. Karena administrasi itu penting sebagai indetitas, biar orang tahu bahwa, misalnya, tanah di sebuah masjid itu, dan hasil aset wakaf, dan wakafnya dari siapa, kapan, sertifikat nomor berapa, itu semua akan tertuang di dalam administrasi itu,” tambahnya.

Oleh karena itu dirinya (Kakankemenag Kota red) berharap, kepada para pengelola dapat bekerja dengan baik, dan sungguh-sungguh, karena itu, dirinya sangat mengimbau dan mengajak kepada pengurus bisa menunjukan kemampuan dalam mengemban amanah tersebut.

“Kami selaku Kementerian Agama Kota, mendorong dan memberikan support pada bapak ibu sekalian, yang tergabung dalam forum Nadzir, dalam melaksanakan tugas nanti, terlaksana dengan baik, dilaksanakan dengan amanah, transparan, jujur dan profesional, mudah-mudahan ini akan  menjadi babak baru di Kota Gorontalo,” harapnya. (Opan/Ayiz)