MGMP MAN 1 Kota Diharapkan Mampu Melahirkan Ide Cemerlang dan Skill Bagi Para Guru 

... Foto saat Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Dr. H. Syafrudin Baderung, M.Pd memberikan arahan pada kegiatan MGMP MAN 1 Kota Gorontalo, Kamis (23/06/2022).

Gorontalo, (kemenag.go.id) – Kamis, (23/06/2022) beralangsung di Ballroom Aston Hotel, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, Syafrudin Baderung didampingi Kakankemenag Kota, Misnawaty S. Nuna, dan Kabid Pendidikan Madrasah, yang diwakili Masruljanto Usman, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo, Kasi PendMa Kemenag Kota, Koordinator Pengawas, Pembina Pengawas Man 1 Kota, disaksikan para guru MAN 1 Kota yang tergabung dalam pantiia dan 78 orang peserta terdiri dari guru yang tergabung dalam peserta Musyawarah Guru Madrasah (MGMP) ditambah dengan 6 orang peserta Kelompok Kerja Madrasah (KKM) masing-masing perwakilan dari MA Al-Huda, MA Alkhairat, MA Nurul Yaqin, MA Hidayatullah, MA muhamadiyah dan MA Al Yusra se-Kota Gorontalo membuka sekaligus menyampaikan arahannya pada kegiatan Musyawarah Guru Madrasah (MGMP) yang bertemakan ‘Semangat Merdeka Belajar, dalam Transformasi, Inovasi Pembelajaran’ itu.

Pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag, Syafrudin Baderung memberikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan MGMP yang diselenggarakan oleh MAN 1 Kota Gorontalo yang terlaksana dengan baik dan lancar. “MGMP adalah upaya meningkatkan kualitas dan keprofesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran serta lebih memperdalam ilmu pengetahuan guru itu sendiri,” ujar Kakanwil.

Lanjut Kakanwil Syafrudin menambahkan, MGMP adalah bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada setiap lembaga pendidikan atau satuan pendidikan. Contoh saja dengan adanya perubahan kurikulum, menjadi penguatan kurikulum untuk merdeka belajar, maka MGMP harusnya mampu meramu, mampu menghasilkan ide-ide cemerlang apa yang harus dikolaborasikan dan yang harus dikuatkan dalam pembelajaran nanti.

"Kita tahu bahwa merdeka belajar merupakan pengembangan dan penerapan dari kurikulum darurat yang diluncurkan untuk merespon dampak dari pandemi covid-19. Jadi merdeka belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa bisa memilih pelajaran yang diminati," ujarnya.

"Namun merdeka belajar membutuhkan skill guru yang cukup bagus. Mengapa demikian,? karena anak-anak kita akan di didik untuk lebih fokus pada pelajaran-pelajaran tertentu yang menjadi target hidupnya di masa depan. Sehingga itu para guru harus mampu melahirkan ide-ide cemerlang di MGMP ini," sambungnya.

"Saya berharap, MGMP yang dilakukan oleh MAN 1 Kota menjadi wadah terbaik. Jika perlu, jangan hanya dilakukan pada beberapa periode sekali saja, seperti hanya sebulan sekali atau setahun sekali tetapi laksanakanlah pada saat-saat tertentu ketika di butuhkan untuk mencari ide cemerlang dalam menguatkan merdeka belajar ini. Sekali lagi, selamat mengikuti kegiatan ini, semoga kita semua tetap mengikuti protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan," harap Kakanwil Kemenag Gorontalo itu. (Ayiz/hms)