BELAJAR DI RUMAH MELATIH KEDISIPLINAN DAN KEMANDIRIAN ANAK DIDIK

...

Penulis   : Ismanto Didipu, S.Pd.
Guru pada MTs Al Khairaat Kwandang dan Anggota Persatuan Penulis Muda dan Pemula Indonesia (PPMPI)

 

Lebih dari empat bulan lamanya pemerintah telah menutup akses kegiatan masyarakat di luar rumah demi mencegah semakin meluasnya penyebaran virus corona. Dari mengurangi aktifitas di luar rumah, bekerja dari rumah (Work From Home), belajar di rumah (Learn at Home), hingga beribadah di rumah. Semua itu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan mengikuti himbauan pemerintah serta fatwa indah MUI untuk memutus rantai penyebaran virus. Sebagai manusia yang taat beragama, tentunya perintah menjaga kebersihan diri adalah kewajiban dan merupakan bagian dari pada iman. Sebagai mana Sabda Nabi, “Kebersihan adalah sebagaian dari Iman”.

Memasuki era kenormalan baru, pemerintah terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam beraktifitas. Masyarakat diberikan kebebasan untuk beraktifitas seperti biasanya untuk dapat memenuhi kebutuhan pribadi dan pelayanan publik sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah terkait. Seperti halnya proses belajar mengajar di madrasah, hingga saat ini para guru dan anak didik tetap melakukan aktifitas belajar sesuai dengan ketentuan Meteri Pendidikan.

Sesuai kalender pendidikan tahun ajaran baru 2020 – 2021 proses pembelajaran dimulai sejak tanggal 13 Juli 2020, dengan menggunakan teknologi informasi yang tersedia. Hal ini sesuai edaran pemerintah melalui Menteri Pendidikan. Khusus Madrasah yang ada di Provinsi Gorontalo mengikuti edaran yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo tentang “Pembelajaran di Madrasah di Masa Transisi Menuju New Normal.” Madrasah adalah salah satu lembaga pendidikan yang terdampak, untuk itu memerlukan media pembelajaran yang bisa meneruskan proses belajar mengajar jarak jauh sepanjang darurat pendemi Corona.

Memang ada beberapa kelemahan yang dihadapi oleh guru dan anak didik selama proses belajar jarak jauh. Namun dalam hal ini saya akan menguraikan keunggulan-keunggulan saat anak didik belajar di rumah.

Bebas menentukan jadwal belajar

Jika biasanya di madrasah harus sudah masuk dan duduk di kelas pukul 07.15, belajar di rumah memberimu kesempatan lebih luas untuk mengatur sendiri kapan kamu harus mulai belajar (mengerjakan tugas yang diberikan guru), misalkan kamu yang lebih suka belajar di siang atau sore hari maka kamu bisa lebih fleksibel dalam mengatur jadwal belajarmu. Intinya jangan sampai kamu lalai atau tidak belajar karena waktu yang begitu fleksibel.

Kebebasan dalam belajar tidak selamanya dapat dipenuhi di madrasah dengan padatnya jadwal pelajaran yang harus diselesaikan. Misalnya kamu lebih mudah dalam menyerap pelajaran jika kamu belajar sambil mendengar musik, akan tetapi hal itu tidak dipenuhi oleh madrasah karena ada sebagaian anak didik yang lebih suka belajar dengan tenang tanpa musik. Kebutuhan khususmu itu dapat kamu penuhi sendiri saat kamu belajar dari rumah.

Anak didik tidak ketinggalan penjelasan materi

Kemampuan yang bervariasi anak didik dalam memahami suatu pelajaran biasanya berbeda-beda. Ada anak didik yang dapat memahami materi secara cepat dibandingkan anak didik lainnya, Sebaliknya ada juga anak didik yang  pemahamannya cenderung lebih lambat. Dengan belajar di rumah, kamu bisa menentukan sendiri waktu belajarmu. Jika anak didik yang cepat menyerap materi, kamu bisa belajar ke materi berikutnya tanpa harus menunggu temanmu lainnya paham. Jika kamu cenderung lebih lambat dalam menguasai materi, kamu tidak perlu takut ketinggalan penjelasan. Kamu bisa lebih memperdalam pemahamanmu terlebih dahulu sebelum lanjut kemateri selanjutnya melalui video pembelajaran yang dibagikan oleh guru.

Belajar bersama keluarga di rumah

Biasanya dalam kegiatan belajar di madrasah banyak menghabiskan waktumu dari pagi hingga siang hari. Belum lagi jika kamu mengikuti kegiatan ekstra seperti Bimbel dan lain-lain. Banyak waktu yang kamu habiskan untuk belajar, jadi membuat waktu berkumpul dengan keluarga tidak banyak. Setiap pagi kamu harus sudah berangkat ke madrasah dan malam hari pasti merasakan kelelahan kemudian memutuskan untuk tidur cepat. Kesibukan inilah yang menjadikan waktu bersama keluargamu lebih pendek. Dengan menjalani belajar dari rumah, kamu bisa mengatur waktu belajar dan bisa lebih banyak berkumpul dengan keluarga dirumah.

Belajar lebih Fleksibel

Let’s Say kamu harus belajar di rumah tanpa harus ada pendampingan seorang guru. Di satu sisi ini dapat menjadi satu kendala terutama buat kamu yang merasa lebih mudah menguasai materi jika diterangkan secara langsung. Namun di sisi lain hal ini juga dapat menjadi kesempatan buat kamu untuk melakukan eksperimen metode belajar. Siapa tau kamu malah lebih mudah menguasai materi jika belajar di tempat yang tenang dan dalam keadaan sendirian. Jadikan keadaan ini sebuah kesempatan untuk lebih meningkatkan kualitas belajar dan bukan sebagai suatu halangan untuk bisa berprestasi.

Sebagai seorang pendidik, Saya optimis Jika sekiranya kamu dapat menggunakan dengan sebaiknya proses pembelajaran di rumah, maka banyak kelebihan yang bisa dirasakan. Dengan banyaknya waktu yang tersedia, kamu dapat mengatur sendiri jadwal belajar yang diinginkan. Hal ini juga dapat melatih dirimu untuk belajar secara mandiri, fokus dan lebih disiplin, kamu dapat belajar dengan baik tanpa harus ada tekanan. Proses belajar yang berulang-ulang tanpa harus merasa diburu oleh waktu, akan menjadikanmu lebih bisa menguasai materi dengan sebenarnya sekaligus mengevaluasi diri dan kemampuan dalam menyerap materi pelajaran. Pada prinsipnya, proses belajar di rumah manjadikan anak didik bisa belajar mandiri dan disiplin.

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari pandemic corona ini, dengan terus menciptakan karya-karya positif yang menunjang keberlangsungan proses belajar mengajar di madrasah. Manusia perlu berpikir dan memikirkan sesuatu. Tapi jika hanya berpikir tanpa ada tindakan, maka yakinlah pikiranmu tidak akan mengubah apa-apa.

Wallahu A’lam.

Salam Literasi

Daftar Sumber:

Didipu, Ismanto. 2020. Bunga Rampai “Pentingnya Pendidikan”. Gorontalo: Athra Samudra

Dyna Herlina, S. 2019. Membangun Karakter Bangsa Melalui Literasi Digital.

Diakses pada tanggal 30 Juni 2020